BANJARMASIN – Jumlah formasi CPNS dan PPPK lebih sedikit diusulkan Pemprov Kalsel pada tahun ini. Hanya 893 formasi.
Berbeda jauh dibanding usulan tahun lalu, mencapai 1.626 formasi. Itu pun jatah formasi PPPK yang disetujui tahun lalu, totalnya sebanyak 1.564 formasi. Jumlah itu mengalami pengurangan 62 formasi usulan pemprov.
Dari usulan 893 formasi tahun ini, terdiri dari 768 usulan PPPK, dan 125 CPNS. “Usulan ini sementara yang kami sampaikan ke pemerintah pusat,” terang Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Kalsel, Mashudi, kemarin (28/2).
Pihaknya belum mendapat kepastian berapa formasi yang akan ditetapkan pemerintah pusat. “Tentu saja kami berharap tak kurang dari usulan,” ucapnya.
Formasi apa yang diusulkan oleh pemprov? Mashudi menerangkan usulan yang utama seperti tenaga kesehatan dan pendidikan. Formasi ini memang sangat diperlukan. Khususnya di jalur PPPK. “Untuk formasi CPNS, nanti lihat saja setelah ditetapkan dan diumumkan,” katanya.
Pemerintah pusat kembali membuka lowongan CPNS untuk di daerah. Tak seperti tahun lalu, hanya membuka lowongan CPNS untuk kementerian dan lembaga.
Hal ini dibenarkan Mashudi. “Tidak hanya lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saja, CPNS juga dibuka,” ujarnya.
Lalu kapan dibuka seleksinya? Mashudi mengaku belum mendapat petunjuk teknis resmi. Ia baru dapat informasi dari pemberitaan di media. “Kita tunggu saja. Pasti diumumkan,” janjinya.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) sendiri sudah menjadwalkan seleksi administrasi CPNS 2024. Untuk periode I akan dimulai pada pekan ketiga bulan Maret 2024.
Tahun lalu, PPPK dibuka untuk formasi tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Paling banyak di formasi tenaga kesehatan, sebanyak 737 orang. Sisanya formasi tenaga guru sebanyak 505 orang, dan 323 di formasi tenaga teknis.
Pelamar CPNS, Ahmad Safari mengatakan sangat menunggu jadwal seleksi tahun ini. “Semoga tahun ini rezekinya. Tahun lalu, gagal saat melamar di seleksi CPNS Kemenhub,” ucapnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief