Ketua Pelaksana Harjad, Eddy Sudarmadi mengatakan, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi peserta untuk mengikuti sayembara tersebut.
Namun, Eddy masih belum membuka apa saja syarat dan ketentuan yang ia maksud tersebut. "Tunggu saja, hari ini kita baru saja selesai rapat, dan progresnya masih pada fase tanda tangan Pak Wali Kota. Selanjutnya nanti kami akan kabarkan terkait persyaratan logo," ungkapnya saat ditemui awak media di Balai Kota Banjarbaru, Senin (26/2) sore.
Yang jelas, kata Eddy, logo tersebut sesuai dengan tema yang dipakai dalam pelaksanaan Harjad ke-25 Kota Banjarbaru. Yakni "Membangun Ibu Kota Bersama Banjarbaru Juara".
Selain berkoordinasi tentang sayembara logo hari jadi. Edy memastikan bahwa pelaksanaan Harjad Kota Idaman tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satunya adalah terkait konsep yang dipakai, kali ini bakal lebih dekat dengan masyarakat Ibu Kota. Seperti banyak kegiatan yang digelar di pasar-pasar. "Sesuai arahan wali kota, harjad tahun ini harus bisa dirasakan semua masyarakat, maka itu ada agenda agak berbeda dari tahun kemarin yakni berkunjung ke pasar," ujarnya.
Bukan tanpa alasan hal itu dilakukan. Pasalnya ia melihat seluruh aktivitas masyarakat kebanyakan pasti berawal dari lingkungan pasar. Lebih dari itu, nantinya juga akan dilaksanakan salat hajat, bakti sosial, pasar murah, dan lomba olahraga per kecamatan. "Kalau hiburan untuk masyarakat sudah pasti ada, selain itu ada pemberian penghargaan ke pembinaan pengusaha wanita," ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, puncak Harjad Ke-25 Kota Banjarbaru ini rencananya dilaksanakan pada 20 April 2024. Puncaknya bakal dirangkai dengan acara Rapat Kerja Komisariat Wilayah V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2024. “Nanti pada pelaksanaannya juga akan diadakan expo serta rangkaian kegiatan lainnya yang menyentuh langsung ke masyarakat,” ucap Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.
Rangkaian kegiatan yang dimaksud Aditya itu diantaranya berupa penyerahan bantuan untuk masyarakat yang berkontribusi bagi pembangunan Kota Banjarbaru, lomba voli antar kelurahan, lomba bercerita bagi Kepala SKPD se-Kota Banjarbaru, hingga penyerahan bantuan alat bantu bagi disabilitas dan sebagainya.
“Yang terpenting kita ingat acara puncak Hari Jadi ini bertepatan dengan pelaksanaan Apeksi, jadi saya berharap untuk susunan kepanitiaan disusun dengan benar,” pinta Aditya.
Karena ada dua acara besar yang digelar pada peringatan Harjad, pihaknya akan membagi dua panitia pelaksana. Ada yang menangani peringatan hari jadi dan Apeksi. “Karena banyak tamu yang berhadir dari seluruh Kalimantan, mudah-mudahan bisa membawa nama baik Banjarbaru,” tutupnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief