MARTAPURA - Sebanyak 23 paket pemasangan baru Penerangan Jalan Umum (PJU) akan direalisasikan Pemerintah Kabupaten Banjar di tahun 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Permukiman, Ali Ilyas saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/2) siang.
Ali mengatakan, pemasangan PJU baru tersebut untuk memberikan pencahayaan buatan bagi pengguna jalan, sehingga mereka dapat merasa aman dalam melakukan aktivitas perjalanan di malam hari.
"Pemasangan 23 paket PJU itu menggunakan dana APBD dengan nominal perpaket antara Rp100 hingga Rp200 juta," sebut Ali.
Adapun data dari Bidang Permukiman DLH Perkim, daerah yang rencananya akan dipasang PJU tersebut adalah di Kecamatan Astambul, Kecamatan Mataraman, Kecamatan Simpang Empat, serta Kecamatan Cintapuri Darussalam.
"Di Kecamatan Martapura, Sungai Tabuk, Sambung Makmur, Beruntung Baru, Tatah Makmur juga Kecamatan Gambut juga akan di pasang PJU baru," rincinya.
Ali menjelaskan, untuk menyusun perencanaan sudah dilakukan pihaknya sejak awal tahun hingga Maret nanti.
"Dan untuk eksekusinya, insyaallah dikerjakan pada April untuk pengerjaan fisik, mungkin satu sampai tiga bulan,” ungkapnya.
Dalam satu paket pemasangan PJU tersebut, Ali menjelaskan, akan dilengkapi dengan boks kontrol yang dilengkapi KWH dari PLN, kontaktor lengkap dengan timer dan fotosel untuk mengatur mati dan menyalanya lampu.
Ia memahami bahwa Kabupaten Banjar memiliki wilayah sangat luas. Sehingga tidak mungkin bisa ditangani secara serentak. Sehingga pemasangan PJU baru tersebut akan dilakukan secara bertahap.
“Jadi pemasangan baru ini kami prioritaskan ke tempat yang sangat membutuhkan, atau yang sudah ada jaringan listrik dari PLN. Karena PJU ini akan diletakkan pada tiang PLN yang sudah kita kerjasamakan,” bebernya.
Ali menjelaskan, PJU yang akan dipasang jika dalam jarak satu kilometer, akan dipasang 20 titik lampu.
“Jika usulannya dua kilometer, berarti 40 titik lampu yang akan kita pasang, kurang lebih seperti itu,” bebernya.
Alumni Universitas Gadjah Mada ini menceritakan, jika di Kabupaten Banjar tidak sedikit wilayah yang memiliki tiang listrik terbatas, seperti Kecamatan Sungai Pinang, Sambung Makmur dan Talaga Bauntung.
“Jadi jangankan ada lampu penerangannya, kadang tiang listrik saja jaraknya bisa sampai 200 meter. Maka untuk di wilayah yang tidak ada jaringan listrik, mestinya dialokasikan anggaran untuk PJU solar panel,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Ali mengharapkan di tahun selanjutnya, anggaran untuk PJU bisa ditingkatkan guna optimalisasi pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Banjar.
Pembakal Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron saat mengetahui informasi di desanya akan dipasang PJU, merasa sangat senang. Pasalnya jalan di desanya setiap malam hari sangat gelap karena kurangnya penerangan.
“Alhamdulillah, kita sangat senang, akhirnya usulan kita bisa direalisasikan,” ucapnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief