PARINGIN - Hiruk pikuk pesta demokrasi di kota Paringin sempat terganggu. Menyusul adanya insiden kebakaran di Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Rabu (14/2).
Kebakaran tersebut menimpa satu rumah sewaan berbahan kayu. Amukan Si Jago Merah membuat bagian dapur rumah tersebut hangus. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Pemilik rumah, Epri mengatakan, rumah tersebut Ia sewakan kepada orang lain. Saat kejadian, penghuni diketahui sedang berada di luar kota.
"Rumah ini disewa satu keluarga. Orangnya mencoblos ke Amuntai, jadi rumah kosong," kata Epri.
Saksi mata, Marlina (45) mengatakan, api berasal dari bagian dapur rumah. Melihat asap mengepul kian tebal, Ia bersama warga lain berlarian untuk membantu menyelamatkan barang-barang yang bisa dibawa.
"Melihat asap, sebagai tetangga turut membantu. Kebetulan rumah ini biasanya tidak dikunci," kata Marlina.
Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolsek Paringin, Ipda Endar Susilo, SH menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
"Dugaan sementara begitu. Untuk lebih jelasnya, nanti diinfokan lagi. Saat ini tim kami sedang lakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Mendengar rumah yang ditempati terbakar, penghuni rumah Rini Sasmita Murni (31) langsung bergegas menuju Paringin. Ia mengaku terkejut sekaligus heran. Pasalnya, sebelum bertolak ke Amuntai, sudah memastikan rumah dalam keadaan aman. Termasuk mengecek dapur dan mencabut aliran listrik.
"Sudah diperiksa semua. Kabel-kabel juga sudah dicabut, kecuali kulkas," ucapnya.
Insiden kebakaran tersebut berdekatan dengan lokasi pemungutan suara. Tepatnya TPS 001 kelurahan Paringin Kota, Kecamatan Paringin.
Salah satu petugas, Hamsani mengatakan, aktivitas pencoblosan sempat terhenti selama kurang lebih 10 menit.
"Karena asap tebal sempat berdampak kesini. Kebetulan pas lagi banyak orang mau mencoblos," kata Hamsani.
Pihaknya pun mengambil sikap tegas agar panitia dan pemilih tidak berhamburan meninggalkan lokasi.
"Tidak berselang lama, aktivitas pencoblosan kembali normal," katanya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief