BANJARBARU – Pemko Banjarbaru ingin meningkatkan status predikat Kota Layak Anak (KLA) di kota ini. Mereka menargetkan kategori Madya bisa naik ke Nindya pada tahun ini.
Untuk merealisasikannya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Banjarbaru melaksanakan Rapat Gugus Tugas KLA di Aula Gawi Sabarataan, Senin (12/2).
Rapat tersebut diadakan dengan tujuan strategis untuk mengidentifikasi, merumuskan, dan mengimplementasikan langkah-langkah konkret guna memperbaiki lingkungan yang mendukung perkembangan, serta perlindungan anak-anak di Banjarbaru.
Acara dimulai dengan penandatangangan oleh tim Rencana Aksi Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin dalam sambutannya menyampaikan, pada 2024 diharapkan peringkat layak anak di Banjarbaru meningkat menjadi kategori nindya. “Ini sebagai penyemangat semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di Banjarbaru,” katanya
Aditya menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, diperlukan evaluasi dari tahun sebelumnya guna meningkatkan status kota layak anak di Banjarbaru. Evaluasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan standar dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.
“Bercermin dari tahun-tahun sebelumnya, tidak terjadi peningkatan dalam peringkat kota layak anak di Banjarbaru. Lantaran pemenuhan sejumlah indikator kurang optimal dan kurangnya data dukung yang ditampilkan, sehingga tidak dapat menunjukkan keadaan yang sesungguhnya,” tambahnya.
Kepala DP3APMP2KB Banjarbaru, Puspa Kencana juga menyampaikan, rapat ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama untuk melindungi hak anak di Banjarbaru sebagai langkah implementasi Kota Layak Anak.
Acara ditutup dengan penyampaian materi mengenai KLA yang disampaikan oleh Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Banjarbaru (Bapperida) Kanafi, dan sesi tanya jawab, sebagai upaya dalam meningkatkan Kota Layak Anak di Banjarbaru.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief