BANJARMASIN - Proyek pergantian pipa baru di Jalan HKSN, Banjarmasin Utara telah rampung. Pergantian pipa itu bertujuan untuk meningkatkan distribusi air bersih kepada pelanggan di Alalak Selatan dan Alalak Tengah.
Sebelumnya, pelanggan di sana kerap memprotes pelayanan PAM Bandarmasih. Lantaran airnya mengucur kecil, bahkan sering mati.
Direktur Operasional Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih, Edwarsyah mengatakan, ukuran pipa baru lebih besar dari pipa lama. Dari diameter 200 mm diganti menjadi 315 mm.
Seiring selesainya pergantian pipa, distribusi air kepada pelanggan pun sudah mengalami peningkatan hingga ke ujung jaringan.
"Itu dari data hasil pemeriksaan di lapangan," ungkapnya, Jumat (9/2).
"Sekarang, distribusi sudah berjalan hingga 24 jam. Pelanggan yang menggunakan pompa air juga sudah mulai berkurang," klaimnya.
Tak habis sampai di situ, PAM juga bersiap memasang pipa baru di Jalan Perdagangan. Masih di kawasan Banjarmasin Utara.
"Di kawasan itu akan dipasang pipa berukuran 160 mm dan 90 mm. Ini akan membantu meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan di sana," tutupnya.
Terpisah, salah seorang warga Alalak Tengah, Siti Aminah mengapresiasi kinerja PAM Bandarmasih. Menurutnya, sekarang air leding mengalir lebih lancar.
"Kurang lebih sebulan terakhir, airnya sudah lumayan lancar. Baik saat siang maupun malam," ujarnya, Rabu (7/2).
"Sekarang, tidak perlu begadang lagi untuk menampung air," tambah warga RT 01 itu.
Senada dengan Diana. Warga RT 06 Alalak Selatan itu menyebut, air kini mengalir lancar selama 24 jam penuh.
"Siang dan malam airnya tetap jalan. Meskipun tidak memakai atau menyalakan pompa air lagi," ujarnya.
"Kalau dahulu, harus pakai pompa air dulu baru bisa mengalir," kisahnya.
Diana berharap, kondisi seperti ini bisa bertahan dan langgeng.
"Semoga tidak macet-macet lagi. Capek sekali bila terus-terusan menunggu air mengalir. Belum lagi, tagihan listrik naik karena harus memakai mesin pompa," pungkasnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief