Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sering Tergenang, Penataan Kawasan Religi Sekumpul Dilanjutkan

Sheilla Farazela • Kamis, 8 Februari 2024 | 09:06 WIB
PERLU DITATA: Kondisi jalan Sekumpul yang belum tertata rapi, dan sering terjadi kemacetan, Rabu (7/2).
PERLU DITATA: Kondisi jalan Sekumpul yang belum tertata rapi, dan sering terjadi kemacetan, Rabu (7/2).

MARTAPURA - Jalan Sekumpul yang sering tergenang saat hujan deras menjadi perhatian bersama pemerintah dan masyarakat. Genangan air di jalan tersebut berasal dari wilayah dataran tinggi yang mengalir ke Sungai Kacang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPRP) Kabupaten Banjar telah melakukan pembersihan saluran drainase di jalan Sekumpul secara rutin. Namun, hal itu belum cukup mengatasi masalah genangan air.

"Jalan Sekumpul itu bentuknya cekungan, jadi air hujan itu terpusat di drainase tersebut dan larut membawa endapan sedimen sehingga tidak mampu menampung air dan meluberlah ke jalan," kata Kasi Drainase Operasional dan Pemeliharaan PUPRP Kabupaten Banjar, Hamidhan Nooryansyah.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah berencana melanjutkan penataan kawasan religi Sekumpul yang sudah dimulai sejak tahun lalu. Penataan ini meliputi drainase, pedestarian, dan area hingga Simpang Tiga Ujung Sekumpul.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, HM Hilman, mengatakan bahwa penataan kawasan religi Sekumpul ini bertujuan untuk mengurangi genangan air dan memperindah kawasan tersebut. Ia berharap masyarakat dapat mendukung program ini.

"Penataan kawasan religi Sekumpul ini dilakukan melalui Kementerian PUPR. Tahapan pertama sudah selesai, yaitu kawasan religi Sekumpul. Tahapan kedua akan dilanjutkan dengan pembenahan area lainnya. Namun, saat ini kita masih terkendala dengan lahan yang belum sesuai dengan standarnya," ujar Hilman.

Lurah Sekumpul, Marhusin, menyambut baik rencana penataan kawasan religi Sekumpul ini. Ia mengharapkan dukungan dari masyarakat yang terdampak dari penataan kawasan itu.

"Semoga ini menjadi hal yang bisa memberikan kebaikan bersama, khususnya dalam mitigasi banjir ketika hujan lebat. Kami juga berharap penataan ini tidak hanya terfokus di kawasan Sekumpul, tetapi juga dapat ditangani dari bagian hulu, tengah, dan hilir sungai agar tidak menimbulkan dampak baru lagi," kata Marhusin.

Marhusin menambahkan bahwa dengan penataan kawasan religi Sekumpul, masyarakat dapat memahami jangka panjangnya dan mau bekerja sama dengan pemerintah.

"Sehingga dalam kesempatan ini kita dapat menata kawasan menjadi wilayah yang nyaman, bebas banjir, dan aman untuk semuanya," tutupnya. 

Editor: Ramli Arisno

Editor : Arief
#Banjir #Tata Kota #jalan #Sekumpul #genangan