Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ini Penyebab Pembangunan Jembatan Nasional Desa Kapuh Dikeluhkan Warga

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Rabu, 24 Januari 2024 | 20:56 WIB
BELUM SELESAI: Kondisi jembatan nasional Desa Kapuh, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dipotret Rabu (24/1/2024).(foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)
BELUM SELESAI: Kondisi jembatan nasional Desa Kapuh, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dipotret Rabu (24/1/2024).(foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)

BARABAI - Pembangunan jembatan permanen di Jalan Nasional Desa Kapuh, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tak kunjung selesai.

Padahal jembatan tersebut merupakan akses vital di Jalan A Yani yang menjadi penghubung beberapa Kabupaten di Kalsel.

Diperbaiki sejak Maret 2023, seharusnya jembatan ini selesai pada akhir 2023. Nilai kontraknya sebesar Rp10,8 miliar, dengan panjang jembatan sekitar 30 meter.

"Kalau pas hujan, parah macetnya. Kontraktornya seperti tidak ada kepedulian untuk segera menyelesaikan," kata Yamani, penggunaan jalan yang melintas, Rabu (24/1/2024).

Pantauan di lapangan, perbaikan jembatan masih dikerjakan. Satu alat berat beroperasi meratakan oprit jembatan, beberapa pekerja juga sibuk meratakan bebatuan.

"Apalagi jika ada truk bermuatan semen lewat. Sudah pasti akan macet," keluhnya.

Namun, pengendara bisa melewati jalur alternatif. Yakni, dari arah Barabai ke Banjarmasin, setelah jembatan Desa Tabudarat ambil arah kiri lewat Desa Sungai Gatal, Kecamatan Haruyan.

Sebaliknya, dari Banjarmasin ke Barabai bisa lewat simpang empat Desa Barikin, belok kanan tembus ke Desa Tabudarat, belok kiri tembus ke Desa Sungai Gatal.

Radar Banjarmasin sudah mencoba menghubungi pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel lewat pesan WhatsApp untuk meminta tanggapan. Namun, hingga berita ini diturunkan, BPJN Kalsel belum memberikan tanggapan.

Editor : Fauzan Ridhani
#Permanen #jalan nasional #jembatan #Kabupaten Hulu Sungai Tengah #HST