BANJARBARU - Rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus jemaah Haul ke-19 Guru Sekumpul dengan skema satu arah dinilai berhasil dalam memecah kemacetan di Banjarbaru.
“Pada haul tahun ini, sukses besar dalam rekayasa lalu lintas dan penempatan personel,” ucap Kabag Ops Polres Banjarbaru, Kompol Indra Agung Perdana Putra, Selasa (16/1) petang.
Ia mengungkapkan, sistem satu arah diberlakukan di Jalan A Yani, Jalan Karang Anyar dan Trikora. “Jalan MR Cokrokusumo yang mengarah ke Kabupaten Tanah Laut juga kita pakai skema lalin yang sama,” ungkapnya
Indra mengatakan bahwa arus lalu lintas di Banjarbaru sudah kembali normal sekitar pukul 00.50 wita. Semua itu diklaim merupakan hasil dari keseriusan Polres Banjarbaru dan stakeholder terkait dalam proses pengamanan arus lalu lintas selama haul dilaksanakan. “Karena kami memakai informasi dari pantauan 49 titik CCTV di setiap jalur, baik saat kedatangan maupun kepulangan jemaah,” ujarnya.
Tahun ini, Indra mengaku bahwa Polres Banjarbaru menurunkan 505 personel untuk menjaga kelancaran acara haul. “Mereka disebar ke 129 titik untuk menjaga arus lalin, keamanan dari kriminalitas, patroli zona parkir, tim urai kemacetan dan derek mobil,” kata Indra.
Karena sukses, rencananya sistem one way akan kembali dilaksanakan dalam penyelenggaraan haul ke-20 Guru Sekumpul pada tahun depan. “Karena tahun ini pola yang kita terapkan sukses terlaksana. Jadi kemungkinan besar, haul tahun depan pola lalin ini kembali kita jalankan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan haul tahun ini. “Terimakasih kepada seluruh personel Polres Banjarbaru, yang diback up Polda Kalsel, dan dibantu Kodim 1006 MTP, para relawan, Dishub Banjarbaru serta seluruh stakeholder yang bertugas,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, Adi Royan memastikan, saat ini arus lalu lintas di Banjarbaru telah lancar seperti sedia kala. Meski masih terlihat arus balik dari jemaah haul.
Walaupun begitu, Adi mengaku bahwa pada tahun depan, pihaknya akan mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah tetangga mengenai kepulangan jemaah haul. “Koordinasi mengenai kepulangan jemaah ini harus lebih kita tingkatkan, terutama dengan Pemda Banjarmasin dan Tanah Laut,” pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief