Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wisata Orang Utan Migran di Desa Kayakah

M Akbar • Jumat, 12 Januari 2024 | 13:02 WIB
PRIMATA: Orang Utan yang berada di Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU.
PRIMATA: Orang Utan yang berada di Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU.

AMUNTAI - Desa Kayakah di Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, memiliki keunikan tersendiri. Desa ini dikenal sebagai ‘Tanjung Puting’ nya HSU karena sering munculnya orang utan Kalimantan, primata yang dilindungi, di hutan rawa desa.

Menurut Kepala Desa Kayakah, Mursidi, orang utan yang terlihat di desa ini bukanlah hewan menetap, melainkan migran dari Kalimantan Tengah. “Keberadaan primata ini tidak banyak seperti di Taman Nasional Tanjung Puting di Palangkaraya. Kemungkinan primata di desa kami hanya migrasi dari Kalteng, pada musim tertentu saja,” katanya, Kamis (11/1).

Mursidi mengatakan, desanya memang berbatasan langsung dengan Kabupaten Barito Selatan di sebelah utara. Hal ini memungkinkan orang utan berpindah-pindah wilayah sesuai dengan kondisi habitatnya. “Jadi primata ini kadang ada dan tidak. Jadi kami nantinya membuat wisata susur rawa sambil melihat orang utan jika beruntung,” ujarnya.

Untuk mencapai lokasi hutan rawa desa, pengunjung harus menggunakan kendaraan roda dua dan perahu bermotor. Mursidi menambahkan, pihaknya tidak mengganggu aktivitas orang utan, hanya melakukan pemantauan dari jauh. “Jadi rencana ada pos pantau jadi pengunjung nantinya tidak langsung ke dekat lokasi tapi dipantau dari jarak yang tidak begitu jauh,” ujarnya.

Camat Amuntai Selatan, Yudi Rifani, menyatakan dukungannya terhadap rencana desa Kayakah untuk dijadikan sebagai hutan desa. “Selama tidak merubah habitat dan ekosistem hutan, tentu kami mendukung langkah desa menjadikan hutan masyarakat sebagai lokasi wisata rawa sambil melihat orang utan yang tengah bermigrasi ke Kayakah,” katanya.

Yudi juga mengungkapkan, pada akhir 2021 lalu, orang utan Kayakah masuk dalam kategori Ekosistem Esensial. Hal ini berdasarkan hasil pendataan habitat orang utan Kalimantan (Pongo Pygmaeus) yang dilakukan oleh berbagai instansi terkait. “Dan benar hal ini terkonfirmasi berada di wilayah Desa Kayakah, Kecamatan Amuntai Selatan. Jadi ini potensi wisata yang bisa ditingkatkan,” tutupnya. 

Editor: Ramli Arisno 

Editor : Arief
#orang utan #Hewan Liar #satwa