AMUNTAI - Sekda Kabupaten Hulu Sungai Utara, Adi Lesmana punya cara berbeda untuk menyenangkan diri. Ia memilih merawat banyak tanaman di kediamannya. Salah satu yang spesial bahkan diboyong ke ruang kerjanya di Kantor Setda HSU. Tanaman hias berjenis Brazilian Wood.
Mendengar namanya, tentu tanaman ini dari Amerika Selatan. Tepatnya dari Brazil dan Kosta Rika.
“Media tanam cuma pot atau plastik dan air. Batang ditaruh tanpa media tanah, tanaman ini mampu tumbuh. Membuat tanaman ini menarik bagi saya,” ujar Adi, Rabu (3/1) lalu.
Tanaman ini berasal dari hutan Amazon. Berkat keunikannya, Brazilian Wood kerap dijadikan tanaman hias bagi penghobi bunga dan tanaman hias. “Harga terjangkau. Banyak dijual di aplikasi e-commerce atau toko online. Sekitar Rp150-170 ribu. Jadi bukan tanaman yang mahal,” bandingnya.
Adi memboyong tanaman ini ke ruang kerjanya, karena Brazilian Wood memiliki fungsi air purifying plant atau tanaman penyerap racun minor dan sekaligus penjernih udara.
Sementara di rumah dinasnya dan rumah pribadinya, Adi juga banyak memiliki tanaman lainnya. Di antaranya jenis anggrek, dan pohon tin atau pohon surga yang menghasilkan buah tin.
Editor : Eddy Hardiyanto
Editor : Arief