BANJARMASIN - Ini kebocoran pertama di tahun 2024. Pipa diameter 630 mm milik Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih bocor, Rabu (3/1) petang.
Seluruh pelanggan di Banjarmasin Barat dan Tengah pun terdampak. Distribusi mati total.
Lokasi pipa bocor itu berada di kawasan Jalan Soetoyo S, Banjarmasin Tengah.
Direktur operasional PAM Bandarmasih, Edwarsyah menuturkan, kebocoran dipicu oleh usia pipa yang memang sudah tua.
"Ketika ada tekanan cukup berat di atasnya, pipa tua ini rentan bocor," ujarnya.
Prediksi awal PAM, perbaikan memakan waktu kurang lebih selama 14 jam. Dari pukul 22.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita.
Pantauan Radar Banjarmasin, Kamis (4/1) siang, perbaikan masih berlangsung.
Rupanya, para pekerja sempat menemui kendala. Ketika hendak menggali, ternyata kebocoran itu berada di bawah oprit jembatan yang dicor beton. Maka, butuh waktu dan upaya lebih keras untuk menggalinya.
Kedua, kondisi air sungai sedang pasang. Jadi pekerja harus membuat penghalang agar air sungai tidak merembes masuk ke lubang galian.
Akhirnya, selesai pukul 15.30 Wita. Pipa yang bocor telah diganti dengan pipa baru.
Supervisor Humas PAM Bandarmasih, Murjani menjamin, begitu perbaikan rampung, air akan segera didistribusikan ke pelanggan.
"Distribusi secara bertahap, hingga kembali normal seperti biasanya," ucapnya, kemarin petang.
Ia juga meminta maaf karena proses perbaikan yang memakan waktu lama. Murjani berharap masyarakat bisa sedikit bersabar.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief