BANJARMASIN – Aksi perusakan alat peraga kampanye (APK) caleg di Jalan Beruntung Jaya, Banjarmasin Selatan terekam kamera CCTV. Kejadiannya pada Senin (1/1) malam, sekitar pukul 23.05 Wita.
Dalam video berdurasi 16 detik yang diunggah ke Facebook itu, tampak lima orang tak dikenal datang menaiki dua sepeda motor. Mereka tampak masih muda.
Tiga orang turun untuk merusak, dua lagi mengawasi situasi. Kelar merusak, mereka buru-buru kabur.
Dalam video itu, kurang jelas apa alat yang mereka pakai untuk merusak APK tersebut.
Pantauan wartawan di lapangan, pelaku merusak secara acak. Tidak tampak ada target spesifik, apakah itu caleg, capres, atau parpol tertentu.
Warga setempat, Alim menceritakan, ia baru pulang dari warung untuk membeli rokok. Seingatnya, poster-poster caleg itu masih bagus.
"Tak lama masuk rumah, saya mendengar bunyi gedebuk seperti benda dipukul. Setelah diperiksa ternyata ada perusakan," kisahnya.
Setelah dilaporkan, tak lama polisi berdatangan. "Petugas sempat memintai keterangan warga lainnya yang duduk nongkrong di kawasan tersebut," ujarnya.
Yang Alim dengar, perusakan APK juga terjadi di Jalan Samudra, Jalan Bangau Putih, dan Jalan Ramin.
Dikonfirmasi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin, Muhammad Fachrizanoor mengaku sudah menurunkan pengawas di kecamatan dan kelurahan untuk mengecek ke lokasi.
Saat ini, Bawaslu juga masih berkoordinasi dengan Sentra Gakkumdu. "Karena kita belum tahu, apakah ini masuk pidana pemilu atau pidana umum. Masih dikoordinasikan dengan kepolisian," kata Fachriza.
Salah seorang caleg yang posternya dirusak, Matnor Ali dari Partai Golkar berharap peristiwa ini tidak terulang.
"Harus diwaspadai, kalau kalau bisa memicu situasi politik," kata Wakil Ketua DPRD Banjarmasin itu.
Tidak Ada Target Spesifik
APK yang dirusak macam-macam. Dari spanduk caleg DPD, DPR, DPRD kota, dan bahkan capres.
Poster dan spanduk rusak itu berada di Jalan Bangau, Beruntung Jaya, Samudra, Bangau Putih, Ramin, sampai Jalan Banjar Indah.
Semuanya masih berada di satu kawasan di Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.
Melihat kerusakannya, sepertinya mereka menggunakan senjata tajam.
Warga sekitar, Khairil Anam mengaku sempat mendengar motor lalu lalang. "Sekitar jam 11 malam. Ada bunyi motor, bunyi ambruk, dan bunyi robekan," ujarnya.
Caleg yang APK-nya dirusak, Edi Sucipto berharap kepolisian tegas. Apalagi video perusakan itu sudah menyebar di media sosial dan viral.
"Ini sudah meresahkan. Membahayakan berkeliling dengan sajam. Kalau pun motif orang-orang itu cuma iseng, bukan motif politis, tetap harus ditangkap," kata caleg DPRD Banjarmasin dari Partai Gerindra itu.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian mengaku belum menerima laporan.
"Kami masih menunggu laporan dari Bawaslu," ujarnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief