KANDANGAN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2023 ini di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meningkat dibandingkan tahun 2022 tadi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten HSS merinci sejak Januari sampai 28 Desember 2023 ada 431 kasus warga terserang DBD. Bahkan, dari kasus sepanjang tahun ini ada tiga orang meninggal dunia diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegepty. Sedangkan, di tahun 2022 kasus DBD ada 38 kasus dan tidak ada meninggal dunia.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes HSS, Daru Priyanto mengatakan peningkatan kasus DBD di Kabupaten HSS paling banyak terjadi di tiga bulan terakhir.
“Peningkatan DBD paling banyak terjadi dari bulan Oktober ada 44 kasus, November 75 kasus, dan sampai 28 Desember ini ada 182 kasus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/12/2023).
Sedangkan, tiga orang yang meninggal dunia akibat DBD di tahun ini terdiri dari dua warga Kecamatan Daha Selatan dan satu warga Kecamatan Telaga Langsat.
“Dua orang meninggal di Kecamatan Daha Selatan seorang anak-anak dan balita. Sedangkan di Telaga Langsat seorang remaja,” katanya.
Mengantisipasi DBD, Pemkab HSS dua kali mengeluarkan Surat Edaran (SE) pertama di Februari. Dan SE kedua di bulan November tentang pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M plus dengan gerakan satu rumah satu jumantik.
Editor: Fauzan Ridhani
Editor : Fauzan Ridhani