Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Aksesori Jembatan Pasar Lama Diduduki, Bahkan Dicuri

Wahyu Ramadhan • Rabu, 27 Desember 2023 | 11:04 WIB
BOCAH KOLONG: Jembatan Pasar Lama dipotret Selasa (26/12) siang.
BOCAH KOLONG: Jembatan Pasar Lama dipotret Selasa (26/12) siang.

Proyek pemasangan aksesori Jembatan 9 November alias Jembatan Pasar Lama baru saja rampung. Namun, sudah beberapa bagian yang raib dicuri.

***

BANJARMASIN - Selasa (26/12) siang di atas jembatan, Radar Banjarmasin berbincang dengan salah seorang pekerja proyek. Ia menyebutkan ada sebelas unit lampu sorot yang raib.

Tetapi langsung diganti dan diperbaiki. Sebab proyek itu masih dalam masa pemeliharaan kontraktor.

"Ini sedang kami pasang. Kami tak tahu siapa yang mencuri. Diduga kejadiannya malam hari," ujarnya.

Lampu sorot itu menjadi bagian penting dari pertunjukan air mancur menari di Jembatan Pasar Lama.

Akhir pekan lalu, permainan laser, tata musik, dan air mancur itu diuji coba. Videonya menyebar di media sosial dan viral.

Rencananya, pertunjukan perdana akan digelar pada malam pergantian tahun nanti.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiah berjanji akan memasang kamera pengawas atau CCTV untuk mencegah pencurian aksesori jembatan itu terulang.

"Memang saat ini jaringannya belum tersambung. Jadi masih belum bisa dipasang," kata Suri.
Di luar perkara pencurian, Jembatan Pasar Lama adalah tempat favorit "anak sungai" bermain.

Bocah-bocah itu kerap bertengger di pagar jembatan, lalu loncat, menerjunkan diri ke Sungai Martapura.

Permainan itu justru kian marak setelah pemasangan aksesori jembatan.

Salah seorang warga Pasar Lama menuturkan, beberapa kali ia melihat anak-anak menduduki atau bergelantungan di pipa air mancur.

"Ini kalau tidak diawasi betul-betul, alat itu bisa rusak. Saya dengar anggarannya sampai 11 miliar rupiah. Kan mahal," ujarnya.

Menanggapi cerita warga, Kadis PUPR mengaku sudah berkoordinasi dengan camat, lurah, babinsa dan bhabinkamtibmas setempat untuk ikut mengawasi jembatan.

Ditambah pemasangan papan larangan bermain-main dekat aksesori jembatan. Sebab Suri khawatir jatuh korban tersetrum.

"Kalau listriknya sudah mengalir, berarti ada tegangan tinggi di situ. Berbahaya," kata Suri.
Setelah pertunjukan pada malam tahun baru nanti, masyarakat Banjarmasin bisa menikmati pertunjukan air mancur menari di Jembatan Pasar Lama setiap akhir pekan.

"Saat air mancur beroperasi, kami harap perahu kelotok tidak melintas dulu. Sebentar saja, hanya beberapa jam," pintanya.

Ibnu Jawab Harapan Warga

MELALUI akun Instagram resminya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjawab pertanyaan warganet soal pengaspalan Jembatan Pasar Lama.

Banyak yang mempertanyakan, untuk proyek seharga Rp11 miliar, tentu sayang jika dihabiskan untuk pemasangan aksesori saja.

Sementara aspal jembatan itu sudah terkelupas, rusak dan bergelombang.

Wali kota pun menjamin, bakal ada pengaspalan ulang agar jembatan di Banjarmasin Tengah itu kembali mulus.

"Insyaallah. Karena itu satu paket proyek. Nanti diaspal juga," ujarnya dalam video yang diunggah pada Senin (25/12).

"Kita harus melihat, dalam pembangunan ada tahapan-tahapannya. Insyaallah untuk Jembatan Pasar Lama akan diaspal. Sabar saja," imbuhnya.

Ibnu juga sempat menanggapi pertanyaan tentang jadwal pertunjukan air mancur Jembatan Pasar Lama.

Dijawabnya, tentu tidak bisa dimainkan sepanjang malam. "Mungkin sekitar pukul 18.00 Wita. Atau bakda magrib, atau mungkin seusai isya," jelasnya.

Lalu, perlu sosialisasi kepada para motoris kelotok yang melayani wisata susur sungai.

Selama pertunjukan air mancur berlangsung, mereka tidak boleh melintas di kolong jembatan. "Hanya bisa menonton dari jarak dekat saja," tekannya.

Kepada para kritikus, Ibnu menegaskan, proyek ini semata-mata untuk mempercantik wajah kota.
Di masa liburan akhir tahun ini, ia yakin bakal banyak wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Banjarmasin.

Dan pertunjukan di Jembatan Pasar Lama diharapkan bisa menyuguhkan pemandangan berbeda.
"Hotel-hotel bakal penuh. Mal penuh. Jalanan penuh dengan kendaraan luar daerah. Jadi kita wajib menciptakan suasana kota yang nyaman," pesannya.

Ibnu merasa terpaan kritik ini sama persis ketika pemko membangun jembatan gantung Pulau Bromo di Banjarmasin Selatan.

"Tapi, saya hanya diam saja. Pada akhirnya, pembangunan itu bermanfaat untuk masyarakat di sana (Pulau Bromo)," tutupnya.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Fasilitas Publik #infrastuktur #Jembatan Pasar Lama #Pencurian