BARABAI- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan rapat koordinasi terkait mitigasi kerawanan pelanggaran logistik pemilu 2024 di Aula STAI Al-washiliyah, Rabu (13/12).
Kegiatan ini membahas kerawanan pelanggaran logistik yang sering terjadi. "Dengan adanya koordinasi ini kita bisa lebih cepat mengidentifikasi pelanggaran dan melakukan mitigasinya," kata Komisioner Bawaslu HST, Taupik Rahman.
Taupik juga mengingatkan kepada semua ketua Panwascam dan stafnya agar nanti saat pendistribusian logistik ke wilayah masing-masing diperhatikan betul-betul barang yang datang. "Sebab potensi kerawanan pelanggaran itu ada," tambahnya.
Dalam rapat koordinasi itu, hadir dua narasumber. Pertama demisioner Komisioner Bawaslu HST periode 2019-2023, Akhmad Zulfadli. Kedua Komisioner KPU HST 2019-2023, Abdul Hadi.
Abdul Hadi merincikan ada lima poin potensi kerawanan pelanggaran logistik pemilu, yaitu: tidak tepat jumlah, tidak tepat bentuk, ukuran, dan spesifikasi, tidak tepat kualitas, tidak tepat waktu, dan tidak tepat tujuan.
"Pengawasan pendistribusian logistik pemilu harus dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dan pengamanannya terjamin serta tepat waktu," ujarnya.
Lalu bagaimana pencegahannya? "Lakukan koordinasi, pengawasan langsung dan menyuarakan imbauan," tegasnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief