Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Belanja Hemat, Pasar Murah Pengendalian Inflasi di HSU Diserbu Ibu-Ibu

M Akbar • Kamis, 7 Desember 2023 | 17:20 WIB

 

BELANJA HEMAT: Warga Desa Sungai Banar, Kecamatan Amuntai Selatan menyerbu pasar murah pengendalian inflasi yang digelar Diskoperindag HSU, Kamis (7/12).(Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)
BELANJA HEMAT: Warga Desa Sungai Banar, Kecamatan Amuntai Selatan menyerbu pasar murah pengendalian inflasi yang digelar Diskoperindag HSU, Kamis (7/12).(Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Harga bahan pokok terus meningkat, namun daya beli masyarakat justru turun. Tak ingin terjadi inflasi tinggi, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan pasar murah di Desa Telaga Silaba dan Desa Sungai Banar, Kecamatan Amuntai Selatan, Kamis (7/12).

Kegiatan ini digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopreindag) Kabupaten HSU. Operasi pasar murah ini juga dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan memperingati Hari Besar Keagamaan (HBKN) tahun 2023.

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag HSU, Muhammad Isnaini mengatakan kegiatan ini dilaksanakan 6-16 Desember 2023 di 10 kecamatan. Setiap kecamatan ada dua titik lokasi operasi pasar.

“Yang dijual adalah sembako, baik gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam,” ujarnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan pihak UMKM lokal yang menjual produk-produk industri rumah tangga. Seperti kerajinan olahan dari ikan dan pertanian.

Untuk menebus sembako murah tersebut, pembeli wajib membeli kupon terlebih dahulu. Misalnya, kupon berwarna kuning untuk membeli paket 2 Liter minyak goreng dan 2 Kg gula pasir. Harga paket sembako yang dijual semuanya disubsidi Rp5 ribu.

Harga gula curah hanya dijual Rp12.500 per kilogram. Gula kemasan dijual Rp13 ribu per kilogram. Sedangkan minyak goreng per liternya dijual Rp11 ribu. Untuk paket 1 kilogram gula dan 1 liter minyak goreng dijual seharga Rp24 ribu.

Adalagi paketan sembako dengan isi lebih lengkap senilai Rp47 ribu. Isinya gula pasir 2 kilogram senila Rp 25.000 dan minyak goreng 2 liter senilai Rp22ribu. Bawang merah setengah kilogram dipaket dengan bawang putih seperempat kilogram dijua Rp18 ribu. 

Sementara untuk beras tidak menggunakan kupon, sebab dijual bebas dengan harga Rp54 ribu per 5 kilogram.

Pada operasi pasar murah tersebut, panitia menyiapkan gula dan minyak goreng sebanyak 4 ton, beras 3 ton, dan 200 paket bawang merah dan bawang.

Ida salah satu warga Sungai Banar mengaku sangat terbantu. “Selisih harga cukup murah dibandingkan dengan pasar umum. Bisa hemat sampai puluhan ribu,” singkatnya.

Editor: Fauzan Ridhani

Editor : Fauzan Ridhani
#hsu kalsel #Pasar Murah #Amuntai #inflasi