Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Cegah Stunting, Ribuan Anak TK dan PAUD di HSU Dapat Bantuan Makanan Tambahan

Fauzan Ridhani • Rabu, 6 Desember 2023 | 16:20 WIB
CEGAH STUNTING: Sekda HSU, Adi Lesmana didampingi Sekretaris Disdikbud Ahadi Ilhami menyerahkan serahkan PMTAS kepada anak TK dan PAUD, Rabu (6/12). (Foto: Akbar/Radar Banjarmasin)
CEGAH STUNTING: Sekda HSU, Adi Lesmana didampingi Sekretaris Disdikbud Ahadi Ilhami menyerahkan serahkan PMTAS kepada anak TK dan PAUD, Rabu (6/12). (Foto: Akbar/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) salurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) untuk 1.129 anak Taman Kanak-kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bantuan ini diserahkan simbolis oleh Sekda HSU, Adi Lesmana didampingi Sekretaris Disdikbud, Ahadi Ilhami, di Pendopo TK Pembina Amuntai Rabu (6/12).

Sementara, bantuan diterima langsung oleh sejumlah wali murid yang mendapatkan bantuan PMTAS. Program ini salah satu komponen penting pada penambahan gizi anak untuk pencegahan stunting di daerah ini.

Kasi Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud HSU, H Jauhari menyampaikan program ini bertujuan dalam pencegahan penurunan angka stunting di HSU. “Sasaran program ini meliputi anak-anak sekolah negeri maupun sekolah swasta yang berada di locus stunting,” jawabnya.

"Penerima mendapatkan beras 10 kg, telur ayam 4 kg, susu UHT 2 dus, susu bubuk 4 saset, dan biskuit susu 9 bungkus," jelasnya.

Sementara itu, Sekda HSU, Adi Lesmana, mengaku bersyukur tahun ini dapat menyelenggarakan penyerahan bantuan stunting PMTAS PAUD. Tahun ini Pemkab HSU mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat setelah berhasil menjalankan program pengendalian kemiskinan ekstrem dan pengendalian stunting.

"Jadi kita diberi insentif bantuan dari pemerintah pusat yang lumayan besar sekitar Rp 12 miliar yang dibagi dengan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang tidak mampu, untuk pengendalian stunting," ujarnya.

Selanjutnya, sumber dana pemerintah pusat tersebut, dimanfaatkan untuk penyaluran BLT, pasar murah di seluruh kecamatan di HSU termasuk penyaluran bantuan pencegahan dan pengendalian stunting. “Saya harap program ini tetap berjalan secara berkesinambungan dan menjadi salah satu program dalam pengendalian stunting di HSU,” sampainya.

Nor, salah satu ibu penerima bantuan mengaku senang atas bantuan ini. “Tentu adanya bantuan ini sangat penting bagi keluarga kami. Besar harapan bisa meningkatkan gizi anak kami,” singkatnya.

Editor: Fauzan Ridhani

Editor : Fauzan Ridhani
#HSU #Amuntai #Stunting #Kalsel