KOTABARU - Syairi Mukhlis Ketua DPRD Kotabaru menyayangkan gagalnya proyek pembangunan jalan Tarjun Serongga di Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru, Senin (20/11).
Dijelaskan Syairi, proyek yang menggunakan anggaran APBD ini adalah salah satu proyek strategis Kotabaru pada waktu dengan pagu sekitar Rp 21 miliar.
“Atas diputusnya kontrak kegiatan pembangunan jalan Serongga Tarjun, tentu kami sangat menyayangkan dan menyesali itu terjadi,” sedihnya.
Menurutnya, harusnya jalan tersebut bisa sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di akhir tahun ini, tapi sampai hari ini kondisi ya masih rusak.
“Kekecewaan kami hari ini berarti dinas terkait secara teknis ini ada ketidaksiapan terkait dengan perencanaan,” kecewanya.
Terakhir diharapkan Ketua Dewan tersebut, ketika proyek strategis di Kotabaru sudah disepakati bersama dengan TAPD kesepakatan kita paling lambat berkontrak itu di bulan Februari dan Maret. Jadi tenggang waktu pekerjaannya panjang, berpikirnya pun lebih luas dan tidak terburu-buru. (Jum)
Editor : Muhammad Helmi