AMUNTAI - Anak-anak dari berbagai sekolah taman kanak-kanak dan kelompok bermain memakai pakaian tradisional berbagai suku di Indonesia di Kompleks Candi Agung Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (14/11).
Tingkah lucu anak - anak saat melakukan karnaval kebudayaan yang dilaksanakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), HIMPAUDI dan Bidang Kebudayaan Disdikbud HSU, jadi tontonan warga sekitar Pasar Candi dan Kompleks Asrama Kodim HSU.
Okta, salah satu orang tua peserta karnaval menyampaikan, anaknya mengenakan pakain adat suku Banjar yang identik pakain adat Provinsi Kalsel.
“Menurut saya kegiatan karnaval budaya ini, mengajarkan anak-anak lebih cinta budaya yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud HSU Rahmawati, mengapresiasi semangat para peserta yang begitu antusias mengikuti karnaval kebudayaan ini, terbukti dengan semarak dan meriahnya acara hari ini.
“Kami gelar di objek situs purbakala Candi Agung, ini selain mengenalkan budaya di Indonesia ini beragam, juga mengenalkan objek wisata ini sejak dini pada anak baik dari TK dan kelompok bermain,” ucapnya.
Tajuk karnaval kali ini yakni ‘Karnaval Budaya Anak Banua’ dimana mengenalkan ragam budaya daerah Indonesia sejak dini, agar anak - anak generasi bangsa, semangat mengenal ragam budaya di Indonesia.
Baik itu lanjut Rahmawati, dari baju daerah, mencintai tanah air dan saling mengenal kebudayaan daerah.
“Karnaval ini terselenggara atas kerja sama Bidang Kebudayaan Disdikbud HSU dengan IGTKI dan HIMPAUDI HSU,” jawabnya.
Adapun peserta mencapai 800 anak, plus guru pendamping mencapai 200 orang. Diungkap juga, kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah saat Pandemi Covid-19 lalu, acara keramaian dan berkumpul dilarang.
“Sempat lama tidak digelar sampai akhirnya hari ini karnaval kembali dilaksanakan. Animo orang tua anak-anak peserta cukup tinggi dengan mereka hadir di lokasi,” lengkapnya.
Editor: Arif Subekti