Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kepala Kemenag Kalsel Dapat Tugas Berat PBNU, Jadi Karetaker di PWNU Kaltara dan Kalsel

M Oscar Fraby • Jumat, 10 November 2023 | 08:32 WIB

 

RANGKAP TUGAS: Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Thamrin dapat tugas berat dari PBNU untuk menjadi caretaker di PWNU Kaltara dan PWNU Kalsel.
RANGKAP TUGAS: Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Thamrin dapat tugas berat dari PBNU untuk menjadi caretaker di PWNU Kaltara dan PWNU Kalsel.

BANJARMASIN - Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin diberi tugas yang tak ringan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Selain menjadi karetaker Ketua PWNU Kalimantan Utara (Kaltara), juga diamanahi menjadi karetaker Ketua PWNU Kalsel.

Jabatan di Kaltara hingga 7 Desember mendatang. Berbeda dengan jabatannya di Kalsel, Tambrin diberi amanah sampai 26 April 2024 mendatang. Menariknya, Tambrin rupanya juga diamanahi sebagai Koordinator VIII PBNU Kalimantan.

Jabatan karetaker Ketua PWNU Kaltara sendiri diembannya mulai 7 Juni lalu. Tambrin diminta PBNU paling lambat enam bulan sejak mengemban amanah itu untuk menggelar Konferwil PWNU Kaltara. Sedangkan di Kalsel, ia juga diberi tugas sama. Paling lambat enam bulan setelah menjabat sebagai karetaker pada 26 April lalu untuk menggelar Konferwil PWNU Kalsel.

Seperti diketahui, Konferwil PWNU Kalsel ke-9 telah dihelat di Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai pada 9 Juni lalu. Namun, agenda memilih Ketua NU Kalsel periode 2023-2028 berujung deadlock.

Kentalnya nuansa politik saat konferwil itu sangat terasa. Maklum, dua kandidat yang ingin maju adalah dua kader dari partai politik. Mereka adalah Syaifullah Tamliha kader PPP, dan petahana Abdul Hasib Salim kader PDI Perjuangan. Keduanya mengklaim mendapat dukungan dari pemilik suara (PCNU).

Padahal konferwil sudah dibuka oleh Ketua PBNU, KH Muhammad Mukeri mewakili Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staqut yang berhalangan hadir. Berhubung panasnya persaingan, akhirnya PBNU mengambil langkah cepat. Dengan menunda pemilihan Ketua Tanfidziyah NU Kalsel. Pada akhirnya, PBNU memperpanjang jabatan Abdul Hasib Salim.

Ditunjuk sebagai karetaker di dua provinsi, Tambrin mengatakan tak masalah. Ia mengaku bisa mengemban amanah dari PBNU. Khusus di Kalsel, PBNU juga menunjuk Ishfah Abidal Aziz sebagai wakil ketua. Sedangkan posisi sekretaris dijabat Faisal Saimima dan Tedy Suryana sebagai wakil sekretaris.

Ditunjuknya Tambrin menyusul terbitnya surat PBNU, bernomor 259/PB.1/A.II.01.44/99/10/2023 tentang Penunjukan dan Pengesahan Karetaker PWNU Kalsel yang ditandatangani Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen Saifullah Yusuf, serta Rais Aam KH Miftachul Akhyar, dan Khatib Aam KH Akhmad Said Asrori pada 26 Oktober tadi.

Dalam surat itu, PBNU juga secara resmi membubarkan pengurus PWNU Kalsel lama. Dengan menerangkan pencabutan surat sebelumnya bernomor 223.a/A.II.04/06/2023 tanggal 6 Juni lalu tentang Perpanjangan Masa Khidmat PWNU Kalsel.

Dalam suratnya, PBNU menugaskan kepada karetaker untuk melaksanakan tugas-tugas PWNU berpedoman dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Perkumpulan dan Peraturan PBNU yang berlaku di lingkungan NU, serta petunjuk dari PBNU.

Lalu kapan Konferwil PWNU Kalsel dihelat kembali? Tambrin mengatakan belum teragenda. Bahkan belum dirapatkan. Ia mengaku akan menghadap dulu kepada Gubernur Kalsel selaku pimpinan daerah dan pembina organisasi masyarakat.

Tambrin menegaskan akan menjalankan apa yang diamanatkan PBNU kepadanya, khususnya melaksanakan program AD/ART NU. “Saya akan menyiapkan Konferwil PWNU Kalsel, dan segera akan bersilaturahmi dengan gubernur dan Forkompinda Kalsel,” kata Tambrin, kemarin.

Salah satu kandidat, Syaifullah Tamliha mengapresiasi sikap PBNU yang tegas menegakkan aturan organisasi NU dengan membentuk karetaker dari PBNU. Menurutnya, dengan adanya karetaker yang ditunjuk PBNU, maka dalam menghadapi pemilu, pileg dan pilres, PWNU Kalsel bebas dari kepentingan partai politik tertentu.

Meski demikian, Tamliha masih menyayangkan pengurus karetaker di posisi wakil sekretaris dijabat oleh Teddy Suryani. Pasalnya yang bersangkutan saat ini menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan HSU. Selain itu, Teddy juga menjabat sebagai anggota DPRD HSU, dan mencalonkan diri kembali di Pileg 2024. “Namun saya bisa memaklumi yang bersangkutan sekarang Ketua PW GP Ansor Kalsel,” ujarnya.(mof/gr/dye)

Editor : Arief
#Nahdlatul Ulama #pwnu