Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ajak Siswa Coblos Golkar, Bawaslu Kalsel Lengkapi Bukti Pelanggaran Kadisdikbud

M Oscar Fraby • Kamis, 9 November 2023 | 08:57 WIB
epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun diduga melakukan kampanye terselubung. Videonya viral di media sosial
epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun diduga melakukan kampanye terselubung. Videonya viral di media sosial

BANJARMASIN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun dipastikan akan dipanggil Bawaslu Kalsel. Dimintai keterangan perihal video ajakannya di sekolah untuk memilih Partai Golkar pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Tentu saja akan diklarifikasi kepada yang bersangkutan (Muhammadun, red). Rencananya akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi,” terang Komisioner Bawaslu Kalsel, Akhmad Mukhlis, kemarin (8/11).

Mukhlis menyampaikan bahwa Bawaslu Kalsel sejak kemarin, mulai melakukan penelusuran terhadap video yang diduga terjadi pelanggaran pemilu dan netralitas ASN. “Usai penelusuran, akan kami kaji di mana aspek pelanggarannya,” paparnya.

Mukhlis mengatakan usai proses penelusuran terhadap alat bukti, maka yang bersangkutan akan dimintai klarifikasi. “Yang bersangkutan belum dipanggil, karena masih proses penelusuran terhadap alat bukti dan barang buktinya,” tambahnya.

Sejak adanya video itu, Bawaslu Kalsel langsung membentuk tim untuk penelusuran. “Tim sudah turun untuk mencari fakta-fakta di lapangan,” sebutnya.

Proses klarifikasi terhadap yang bersangkutan, terangnya, harus dilakukan. Tujuannya untuk menggali kebenaran dari video, dan pernyataan yang bersangkutan. “Tentunya akan dilaksanakan proses klarifikasi sebagai pembuktian,” tukasnya.

Berhubung belum terklarifikasi, pihaknya belum bisa menyimpulkan pelanggarannya. Meski demikian, jika yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran, tentu saja ada sanksinya.

“Sampai saat ini kami belum menggali secara utuh peristiwa tersebut. Jadi belum bisa memberikan kesimpulan,” tukasnya.

Seperti diketahui, Muhammadun blak-blakan menyerukan ajakan untuk mencoblos Partai Golkar pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang. Ini disampaikannya saat sambutan Job Fair 2023 di SMKN 3 Banjarmasin, Senin (6/11).

Di acara itu, Madun yang memakai kaos berwarna kuning dengan tegas mengatakan bahwa warna tersebut identik dengan parpol berlambang pohon beringin itu. “Bapak Golkar. Maka dari itu, 14 Februari cucuklah (cobloslah, red) Golkar,” serunya.

Madun seakan tak takut menyalahi aturan. “Biar ada Bawaslu, kada (tidak, red) takut Bapak. Karena Bapak sayang Pak Gubernur, dan Pak Gubernur sayang Bapak. Guru-guru dan murid harus sayang Bapak juga,” selorohnya.

Madun sampai ini tak bisa dikonfirmasi. Bahkan tak kunjung memberikan klarifikasi kepada media perihal mencuat namanya hingga menjadi pembicaraan publik.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Kampanye #Golkar #Bawaslu #disdik #Pemilu