Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Angka Demam Berdarah Meningkat di HSS: Sudah 124 Kasus, 2022 hanya 38 Kasus

Arief • Jumat, 20 Oktober 2023 | 08:37 WIB
Ilustrasi DBD
Ilustrasi DBD
KANDANGAN – Teror demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Selama sembilan bulan pada tahun ini, angkanya meningkat jika dibanding tahun 2022 tadi. Dinas Kesehatan (Dinkes) HSS telah mendata 124 kasus warga terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu. Sedangkan di tahun 2022, kasus DBD hanya 38 kasus.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes HSS, M Noryamin mengatakan dari 124 kasus DBD ini untungnya tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Menurutnya, peningkatan kasus itu terjadi karena dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari musim kemarau, plus ada hujan sekali-sekali. “Biasanya dengan musim seperti ini nyamuk demam berdarah mudah sekali berkembang. Apalagi ada hujan dan panas,” katanya.

Selain itu, juga dipengaruhi perilaku buang sampah sembarangan yang menciptakan genangan air. “Nyamuk demam berdarah tidak akan bertelur di tempat yang kotor. Tapi, bertelur di tempat air yang tergenang,” ingatnya.

Demi mengantisipasi penambahan kasus DBD, Dinkes HSS gencar meningkatkan penyuluhan 3M plus. Pemeriksaan jentik juga dilakukan secara berkala. “Menaburkan bubuk abate pada genangan yang ada jentiknya,” sebut Yamin. Pakai lotion anti nyamuk, atau memakai kelambu saat tidur juga disarankan.

Warga Kandangan, Rahmat termasuk aktif memberantas jentik nyamuk di lingkungan rumahnya. “Menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya. (shn/gr/dye) Editor : Arief
#demam berdarah #DBD #kesehatan masyarakat