Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Flyover Banjarbaru Masih Sebatas Wacana

Arief • Jumat, 13 Oktober 2023 | 08:54 WIB
FLYOVER: Suasana Bundaran Banjarbaru, Kamis (12/10). Di lokasi ini diwacanakan bakal dibangun flyover. | FOTO: FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN 
FLYOVER: Suasana Bundaran Banjarbaru, Kamis (12/10). Di lokasi ini diwacanakan bakal dibangun flyover. | FOTO: FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN 
BANJARBARU - Untuk mengurai kemacetan, Pemko Banjarbaru sempat berkeinginan membangun jalan layang atau flyover di bundaran Simpang Empat Banjarbaru. Namun rupanya rencana itu masih sebatas wacana.

Wacana tersebut dilontarkan pemko pada akhir 2022 lalu. Saat itu Dinas PUPR Banjarbaru menyebutkan bahwa kajian mengenai rencana pembangunan flyover akan dimulai pada awal 2023 ini.

Namun, hingga sekarang hasil kajian tersebut masih belum terlihat.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengakui, bahwa rencana pembangunan jalan layang masih sebatas wacana.

"Sebab untuk pembangunannya kita masih melihat kondisi keuangan daerah dulu, atau nanti bisa juga dengan dana pemerintah pusat," ucapnya kepada Radar Banjarmasin, Kamis (12/10) sore.

Terkait kajian, ia mengaku belum menerima hasilnya dari dinas terkait. "(Kajiannya-red) belum, masih wacana aja," tekannya.

Lantas, bagaimana dengan rencana Dinas PUPR yang katanya akan melakukan kajian tentang jalan layang di Simpang Empat tersebut?

Terkait hal itu, Radar Banjarmasin mencoba mengonfirmasi ke Kabid Bina Marga, M Adi Maulana. Namun ia masih belum bisa memberikan komentar, dengan alasan sedang ada kegiatan bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalsel. "Nanti setelah saya selesai aja," ujarnya singkat.

Hal sama juga terjadi saat Radar Banjarmasin menghubungi Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Banjarbaru, Erwin. Bahkan, ia sama sekali tidak merespons pertanyaan yang diajukan.

Namun, sebelumnya Erwin pernah menyebutkan bahwa rencana pembangunan jalan layang itu memang bertujuan untuk mengurai kemacetan. "Kita melihat yang terjadi di Banjarmasin, setelah dibangun flyover di Jalan A Yani KM 4,5 kemacetan pun menjadi terurai," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, meminta Pemko Banjarbaru untuk melakukan kajian, terhadap wacana pembangunan flyover di Simpang Empat Banjarbaru.

Sebab menurutnya apabila memang tujuannya untuk mengurai kemacetan, flyover bukan menjadi pilihan tunggal. Dengan kajian tersebut ujar Emi nantinya akan didapatkan solusi kebutuhan, untuk mengatasi kemacetan.

"Bila memang tujuannya untuk mengurai kemacetan, maka bukan tidak mungkin hasil kajian mengarah kepada solusi lain," katanya.

Meski nantinya Flyover jadi dibangun dan menggunakan pendanaan yang bersumber dari APBN, Emi tetap meminta adanya kajian yang cermat. "Jadi kita bicaranya kebutuhan, bukan keinginan. Ya tadi berdasarkan hasil kajian maka akan kelihatan apa yang dibutuhkan," jelasnya. (zkr/yn/ris) Editor : Arief
#Jalan dan Jembatan