Dalam sambutan, Bupati Tanbu, Zairullah Azhar, melalui Kepala BKPSDM Tanbu, Rusdiansyah, menekankan peran strategis jabatan administrator dalam menjalankan roda pemerintahan. Para peserta, terutama pejabat administrator, diharapkan dapat memimpin dan menggerakkan tim untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tanah Bumbu, serta menjadi agen perubahan yang kontributif pada kemajuan daerah.
"Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi profesional dan mampu menunjukkan kinerja dalam memimpin perubahan," ungkap Rusdiansyah. Tujuan utama PKA adalah menciptakan iklim kondusif di Tanbu, menarik investasi, dan mendorong kemajuan Bumi Bersujud.
Bupati juga menekankan bahwa pejabat administrator merupakan garda terdepan dalam mengelola program dan kebijakan yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kepemimpinan dan keterampilan manajerial menjadi keharusan.
"Kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan atau hirarki, tetapi lebih pada kemampuan untuk menginspirasi, memimpin dengan integritas, dan mengambil keputusan yang tepat demi kemajuan bersama," tambahnya.
Pelaksanaan PKA bertujuan mengembangkan kompetensi peserta agar memenuhi standar kompetensi manajerial Jabatan Administrator. Peserta diharapkan dapat berperan penting dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.
PKA Angkatan VIII berlangsung dari 30 Agustus hingga 20 Desember 2023 dengan metode Blended Learning. Tempat penyelenggaraan kombinasi antara instansi peserta dan Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Agenda pelatihan mencakup kepemimpinan pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, dan manajemen kinerja. Peserta juga akan mendalami aktualisasi kepemimpinan, orientasi program, dan evaluasi pembelajaran.
Pembukaan PKA pada Senin (2/10) di Banjarbaru dihadiri oleh Kepala BKPSDM Tanbu, Rusdiansyah, dan Kepala BPSDMD Kalsel, Mujiyat. Harapannya, pelatihan ini akan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kualitas ASN Tanah Bumbu serta meningkatkan pelayanan publik di daerah tersebut. (adv/dza)
Editor : Muhammad Helmi