Sementara di Siring Pierre Tendean dan Siring Sudirman, masyarakat menyemut.
Warga kota larut dalam keriuhan Festival Jukung Hias Tanglong untuk merayakan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-497.
"Bagi kami sekeluarga, ini hiburan yang sudah lama dinanti-nantikan," kata Subhan Noor, warga Kuin Utara.
Agar lebih nyaman menyaksikan, Subhan bahkan sengaja satu buah kelotok untuk keluarganya.
"Biar bisa lebih dekat. Sekalian menikmati suasana malam di Sungai Martapura bersama keluarga," kata pria 36 tahun itu.
Mengacu data Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin ada sebanyak 39 peserta yang berpartisipasi. Rinciannya, 16 perahu tidak bermesin dan 23 perahu bermesin.
Ada yang menghias perahunya seperti rumah adat Banjar, kera bekantan, hingga naga.
Salah seorang peserta festival, Usnah rela merogoh kantong pribadi untuk merias jukungnya. Ia menghabiskan kurang lebih Rp1 juta.
"Hiasan lampu-lampunya saja menghabiskan ongkos sekitar Rp500 ribu," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.
Jukung Usnah dihias seperti rumah Bubungan Tinggi. Ditanya mengapa mau ikut, dengan mantap Usnah mengaku ingin merayakan ulang tahun kotanya.
"Saya suka dan senang merayakannya," ucapnya. "Tiap tahun, ketika ada festival tanglong, saya selalu ikut. Sebelumnya saya pernah meraih juara tiga," ungkapnya bangga.
Namun baginya kalah menang adalah perkara biasa. Yang penting ikut merayakan.
"Naik sepeda terkena batu, minum jamu sambil baca buku, kalau garuda lambang negaraku, maka Banjarmasin ada di dadaku," tutupnya dengan berpantun.
Malam itu, event itu kian semarak dengan penampilan Salma Salsabil jebolan Indonesian Idol.
Usai acara, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengapresiasi masyarakat yang dengan sabar menunggu festival dimulai. "Saya memantau dari streaming YouTube Media Center Pemko Banjarmasin, ada 8.400 orang yang menyaksikan," ujarnya.
"Semoga ini bisa menghibur masyarakat. Sambil menghidupkan kembali kearifan lokal kita," imbuhnya.
Senada dengan Plt Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Madyan. Dikatakannya, festival ini adalah upaya mengangkat pariwisata sungai.
Disebutkannya, disediakan hadiah sebesar Rp94 juta untuk para pemenang. "Selain masyarakat, peserta juga datang dari SKPD, perusahaan daerah dan swasta," kata Madyan. (war/az/fud) Editor : Arief