Selain para undangan, para jemaah pengikut Habib Syech juga memenuhi area sekitar panggung. Bahkan, Syekhermania—sebutan jemaah Habib Syech—sampai meluber ke jalan raya. Kantong-kantong parkir yang disediakan panitia sampai penuh. Jemaah juga rela berjalan kaki untuk menuju ke lokasi acara.
Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, puluhan ribu jemaah larut dalam lantunan selawat. Apalagi ketika Habib Syech meminta jemaah menyalakan lampu flash dari gawainya masing-masing. "Baru kali ini ada undangan hotel memperingati HUT menggelar acara syukuran dengan berselawat bersama," ujarnya.
"Pemilik hotel ini mualaf. Beliau bilang, mau syukuran hotel kali ini dengan menggelar selawatan," ujar Habib Syech menirukan ucapan pemilik hotel.
General Manager Aston Banua, Dikdik Salehudin menuturkan sengaja menggelar acara berbeda dari biasanya. Lantaran ingin mengubah pandangan khalayak ramai tentang hotel yang dikenal dengan berbagai hiruk pikuk duniawi saja. "Dengan gelaran Aston Berselawat ini dapat mengubah pandangan orang banyak tentang hotel," harapnya.
Dikdik berharap usaha penginapan yang dijalankan Aston berjalan baik dan lancar. "Mudahan bisnis hotel yang dijalankan bisa memberikan manfaat bagi banyak orang, termasuk karyawan dan daerah," cetusnya.
Ia awalnya tidak terpikir dapat mengundang Habib Syech. Apalagi bulan Maulid sekarang, tentu jadwalnya pasti padat. "Gayung bersambut. Persiapannya tidak panjang. Ngobrol sebentar. Satu pekan, beliau langsung ok," tutup Dikdik.(gmp/gr/dye) Editor : Arief