Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Santap Wadai Banjar Versi di Kafe

Arief • Sabtu, 23 September 2023 | 14:58 WIB
KHAS BANJAR: Aneka makanan dan kue khas Banjar yang tersedia di Waroeng Bandjar, Jumat (22/9) pagi. | FOTO: BAYU RADAR BANJARMASIN
KHAS BANJAR: Aneka makanan dan kue khas Banjar yang tersedia di Waroeng Bandjar, Jumat (22/9) pagi. | FOTO: BAYU RADAR BANJARMASIN
BANJARBARU - Bagi pecinta kuliner di Banua yang ingin merasakan nikmatnya masakan khas Banjar, bisa mendatangi Waroeng Bandjar.

Rumah makan di Jalan Pangeran Suriansyah, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara ini menyediakan berbagai menu makanan khas Banjar dengan tempat ala kafe.

Beberapa makanan yang ada di sana yakni nasi kuning, soto Banjar, nasi sop dan lontong. Sedangkan aneka kue yang tersedia, di antaranya pais sagu Amuntai, cucur, bingka gula habang, wajik, laksa, putu mayang dan lain-lain.

Pemilik Waroeng Bandjar, Ayu mengatakan, tempat ini cabang kedua usaha keluarga mereka. "Cabang pertama di Banjarmasin," katanya, Jumat (22/9) siang.

Ia mengungkapkan, ide menjual makanan tradisional ini terlintas dari banyaknya kafe di Banjarmasin.

"Saat itu mau ikut-ikutan tren usaha bikin kafe, tapi tidak bisa bikin kopi. Akhirnya keluarga suka masak-masakan tradisional, maka jadilah warung ini," ungkapnya.

Adapun, menu yang tersaji di Waroeng Bandjar ini semua dimasak sendiri, tidak ada masakan titipan dari orang lain.

"Jadi kami jamin pengolahannya tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan, karena gula merahnya itu langsung didatangkan dari tempat pengolahannya di Barabai," katanya.

Ia menyebutkan, kue favorit yang ramai dipesan pembeli yakni ketan durian dengan air gula merah. "Kue ketan durian itu andalannya di sini, banyak yang nyari," ucapnya.

Salah seorang pengunjung, Syifa menceritakan, karena rumahnya dekat dengan Waroeng Bandjar, ia sering makan kue di sana.

"Seminggu bisa tiga kali datang ke sini bareng teman, karena kue bingkanya enak dan juga tempatnya nyaman ala-ala kafe gitu, jadi bisa nongkrong sembari ngerumpi sama teman-teman," ucapnya. (mr-159/yn/ris) Editor : Arief
#Kuliner