Aditya menuturkan, saat dia melakukan monitoring ke lokasi, proyek pembangunan Embung Gunung Kupang telah mencapai 32 persen.
Lebih lanjut, orang nomor 1 di Kota Banjarbaru ini meminta agar pembangunan Embung Gunung Kupang dapat dipercepat. Yaitu dengan cara penambahan alat dan angkutan pasir, sehingga pada akhir bulan ini bisa mencapai 60 persen. "Agar sebelum musim hujan bisa di angka maksimal persentase untuk pengerjaan embung ini," ungkapnya belum lama tadi.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari menyampaikan, galian tanah dari Embung Gunung Kupang yang dikerjakan pembangunannya cukup tinggi. Jajarannya sendiri mendapat masukan dari Wali Kota Banjarbaru untuk penempatan galian tanah. "Ada tanah untuk peningkatan tanggul, dan ada juga di aset milik Pemko," tuturnya.
Eka menuturkan, penambahan alat untuk pembangunan Embung Gunung Kupang dilakukan agar pekerjaan ini dapat dikejar. Apalagi, saat musim kemarau sangat mempengaruhi pekerjaan proyek ini. "Pak Wali Kota menekankan untuk menambah alat. Mudah-mudahan bisa terkejar," pungkasnya. (zkr/al/ram) Editor : Muhammad Helmi