Padahal, ketika kawasan tersebut resmi disterilkan dari parkir, Kamis (31/8) lalu, Dishub Banjarbaru berjanji segera mencarikan parkiran baru sebagai pengganti.
Isra, warga Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin mengaku sudah mendengar selintingan kabar akan ada lokasi parkir alternatif. Namun sayang hingga dua pekan rencana itu belum terealisasi.
"Sekarang agak sulit cari parkir di sini (Jalan Pangeran Suriansyah). Soalnya jauh, harus parkir ke dekat Lapangan Murjani dulu baru bisa ke sini," ucap ayah satu anak ini, Senin (18/9) sore.
Menurutnya, jika memang akan ada parkiran baru, harusnya Dishub Banjarbaru sudah segera menentukannya. "Karena warga kesulitan cari parkir, kalau mau makan di sini," ujarnya.
Ruas Jalan Pangeran Suriansyah memang dikenal sebagai salah satu lokasi mangkalnya para pedagang kaki lima (PKL). Jajanan di sini tak kalah dengan makanan yang ada di seputaran Lapangan Murjani.
Sehingga wajar jika ada warga yang menanyakan kejelasan lokasi parkir alternatif yang dijanjikan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala UPT Parkir, Dishub Banjarbaru, Adi Royan Pratama mengakui bahwa saat ini lokasi parkir alternatif itu masih dalam tahap kajian.
Namun, ia memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan membuka kantong parkir baru di beberapa lokasi yang berdekatan dengan Jalan Pangeran Suriansyah.
Yakni, di halaman Kantor Diskominfo Banjarbaru, halaman Kantor Bappeda Banjarbaru dan halaman Kantor Kecamatan Banjarbaru Utara.
Selain itu, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia untuk menggunakan halaman kantornya sebagai kantong parkir alternatif lainnya. "Sekarang masih dalam tahap lobi," ungkapnya.
Kemudian, mereka juga berencana menggunakan jalan penghubung antara jalan Pangeran Suriansyah menuju Lapangan Murjani sebagai parkiran pengganti.
"Semuanya kita akui masih dalam tahap pengajian, baik dari segi potensi luas lahan yang digunakan sebagai kantong parkir," ujarnya.
"Yang jelas jika koordinasi sudah ada hasil, Insya Allah semua kantong parkir ini akan diaktifkan," pungkas Adi Royan. (zkr/yn/ris) Editor : Arief