Dinas Perhubungan Banjarbaru melepas seluruh titik parkir di sepanjang jalan yang menghubungkan Jalan A Yani dan Jalan Panglima Batur itu. Hal ini dilakukan guna memperlancar lalu lintas kendaraan.
Pada awalnya ruas jalan tersebut kerap menjadi sasaran parkir kendaraan. Terutama pada malam hari, banyak mobil dan sepeda motor yang parkir hingga ke tengah jalan. Akibatnya, lalu lintas mengalami kemacetan.
Hal tersebut kemudian jadi sorotan Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin. Ia seringkali mendapat laporan, kendaraan yang parkir di Jalan P Suriansyah menyebabkan kemacetan hingga merembet ke Jalan A Yani.
Aditya menjelaskan, pelepasan titik parkir di Jalan P Suriansyah bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas jalan yang berada di jantung kota. "Larangan parkir ini diberlakukan sejak tiga hari yang lalu (4/9)," katanya, kemarin (7/9).
Ditegaskannya, kebijakan larangan parkir ini sudah menjadi kesepakatan pihaknya. Ia mengaku meminta petugas Dishub Banjarbaru untuk melakukan pemantauan di lapangan. "Kita akan terus sosialisasikan ke masyarakat dan diberi teguran ringan jika ada yang ngeyel," ucap Aditya.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru, Abdul Basit mengakui, ruas jalan yang tidak jauh dengan Lapangan Murjani itu cukup padat apabila menjadi lokasi parkir. "Kalau tidak steril dari parkir, masyarakat yang lewat akan terganggu," bebernya.
Ia menyebut, di Jalan P Suriansyah sebelumnya ada dua titik lokasi parkir yang dipungut retribusinya. Sekarang keduanya juga dihentikan. "Kalau sampai ada yang memungut parkir dipastikan ilegal," sebutnya.
Selain masyarakat, pegawai instansi di sepanjang jalan itu juga dilarang parkir. "Kami sudah menyurati semua instansi, seperti Dinas Kominfo, kecamatan, sekolah dan lainnya, agar tidak lagi memarkir kendaraan di bahu jalan," tegas Basit.
Ia mengungkapkan, setelah itu nanti beberapa pedagang kaki lima di sana juga akan ditertibkan. "Saat ini suratnya sedang kami persiapkan," ungkapnya.
Lantas apakah ada parkir pengganti dari kebijakan tersebut? Kepala UPT Parkir pada Dinas Perhubungan Banjarbaru, Adi Royan Pratama menyampaikan, pihaknya masih mengusahakan mencari kantong parkir alternatif.
"Intinya saat ini petugas kami masih melakukan survei, semoga saja ada titik alternatif kantong parkir baru," katanya.(zkr/yn/ris) Editor : Arief