Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan HST, Abdi Budiman mengatakan, berdasarkan data per Agustus, kasus DBD terbanyak ditemukan di Kecamatan Barabai dengan 44 kasus.
"Lalu di Batu Benawa 17 kasus dan Pandawan 17 kasus," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, Jumat (1/9).
Kasus DBD pun jadi atensi. Bupati HST, H Aulia Oktafiandi menerbitkan surat imbauan pemberantasan sarang nyamuk.
"Selain itu, upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi dengan rutin melakukan penyuluhan kesehatan. Pembagian bubuk abate dan lainnya," tambah Abdi.
Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Pada 2023 ini terjadi peningkatan jumlah kasus DBD. Dari 109 kasus, menjadi 157 kasus. "Kenaikannya 30 persen," pungkasnya.
Untuk mencegah penyakit DBD, baru-baru tadi pihak puskesmas setempat bekerja sama dengan TNI-Polri melakukan fogging di Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai.
Babinsa Kelurahan Bukat, Serma Didi Masyudi mengimbau masyarakat untuk berprilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekitar.
"Barang-barang yang sekiranya tidak digunakan lebih baik dikubur atau didaur ulang, agar tidak menjadi sarang nyamuk,"imbaunya. (mal/al/ris) Editor : Arief