"Lelang sudah selesai, tinggal menunggu Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menetapkan pemenangnya," kata Kabid Bina Marga, Azan Syariful Muaz, Jumat (4/8).
Akses baru bandara yang akan dibangun ini sepanjang 3 kilometer: dari Jalan A Yani Km 29 Guntung Payung langsung memotong ke jalan dekat gerbang bandara.
Jalan ini dibangun berdasarkan saran KemenPUPR. Mereka menilai akses menuju bandara dari Lingkar Utara yang ada saat ini belum ideal, karena memiliki banyak tikungan.
Azan memastikan, pembangunan jalan baru akan dikerjakan tahun ini. "Kalau kontraktor sudah ditetapkan, proyek langsung digarap," ungkapnya.
Ia menyebut, pembangunan jalan dilaksanakan dalam skema multiyears (tahun jamak). "Kemungkinan tahun depan sudah rampung," sebutnya.
Adapun anggaran yang disetujui pemerintah pusat, sebesar Rp160 miliar. Ini hanya untuk pembangunan fisik jalan, belum termasuk penunjang jalan lainnya. Seperti penerangan jalan dan lain-lain.
"Pusat hanya pembangunan fisik. Begitu akses sudah jadi, maka pemeliharaannya oleh Pemprov Kalsel," ucap Azan.
Kasi Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Dedi Hidayat berharap Agustus ini proyek sudah dikerjakan. "Supaya sebelum Agustus 2024 pembangunan sudah rampung," ujarnya.
Sebab, semua proyek pusat ditarget selesai sebelum Agustus 2024. "Agustus sudah tak boleh lagi ada pekerjaan fisik yang menggunakan APBN. Ini berkaitan dengan tahun politik (Pemilu 2024)," papar Dedi.
Salah seorang warga Banjarmasin, Mokhammad Shokib menyambut gembira pembangunan jalan baru bandara itu.
"Karena jalan yang ada saat ini lumayan rawan, banyak tikungannya," ujarnya.
Kalau nanti jalan baru sudah rampung, warga asal Lamongan, Jawa Timur ini mengaku tak lagi melewati jalan lama ketika ingin ke bandara untuk pulang kampung.
"Kalau dari Banjarmasin, tinggal lurus saja lewat Jalan Ahmad Yani, lalu masuk ke jalan baru itu. Tidak lagi lewat Jalan Golf," pungkasnya. (ris/gr/fud) Editor : Arief