Massa menuntut agar pemerintah menindak Rocky Gerung yang mengkritik keras Presiden Jokowi.
Mengenakan pakaian adat lengkap dengan mandau di pinggang, mereka sempat menggelar atraksi yang membuat Jalan Lambung Mangkurat macet.
Dalam tuntutannya, pendemo meminta agar pemerintah menghukum Rocky Gerung yang menghina presiden. Karena menuduh presiden menjual Pulau Kalimantan dan IKN (ibu kota negara baru, Nusantara).
Massa juga mendesak kepolisian menangkap akademisi 64 tahun itu. Sebab telah menghina masyarakat Kalimantan.
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK yang baru kelar memimpin rapat paripurna, keluar untuk menemui massa.
Dia bersedia menandatangani surat tuntutan massa. Bahkan menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat. "Sebagai wakil rakyat, aspirasi ini akan kami sampaikan ke pusat," janjinya.
Supian HK juga mengaku miris jika Kalimantan dan presidennya diremehkan seperti itu. Dia mendorong agar Kapolri bertindak.
Koordinator aksi, Salam mengatakan, apa yang dikatakan Rocky Gerung telah menyinggung perasaan masyarakat Kalimantan. "Pernyataan Rocky Gerung berpotensi memecah belah," ujarnya. (mof/gr/fud) Editor : Arief