Sosialisasi bertajuk "Menumbuhkan kembali wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan ideologi pancasila serta jati diri bangsa".
Bupati menyampaikan pemerintah mempunyai tanggung jawab dalam menyiapkan generasi yang mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi.
Sehingga kegiatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk menyiapkan generasi muda menjadi pelopor di masa depan
"Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan di sekitarnya, yang mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah didalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," katanya.
“Sejarah panjang perjuangan para pahlawan dan pendahulu kita harus menjadi inspirasi kita dalam berkontribusi untuk kemajuan dan kejayaan bangsa,” tambahnya.
Bupati Aulia mengajak untuk bersama-sama mewujudkan tujuan dan mengambil manfaat yang maksimal dari materi dan kegiatan yang disampaikan oleh para narasumber. Agar wawasan kita semakin berkembang
“Tetaplah teguh pada nilai-nilai kebangsaan dan tetaplah menghargai perbedaan dengan sikap bijaksana,” pintanya.
“Mari tingkatkan solidaritas dan persatuan untuk membangun bangsa yang lebih maju dan adil, bersama-sama, kita bisa mewujudkan cita-cita luhur para pendahulu kita dalam mencapai Indonesia yang lebih gemilang.” pungkasnya.
Kepala Badan Kesbangpol HST, Mardiyono mengatakan sosialisasi dirangkai dengan penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis sebagai upaya menumbuhkan patriotisme pada gerakan pemuda dan masyarakat.
Tujuan kegiatan ini untuk penguatan identitas nasional di kalangan muda khususnya pada karang taruna, pembentukan karakter dan paham patriotisme, serta untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.
“Peserta dari Forum Karang Taruna se HST berjumlah 80 orang, dengan narasumber dari seluruh Forkopimda, kegiatan ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk partisifasi daerah dalam roda pembagian 10 juta bendera kepada masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (mal) Editor : Muhammad Helmi