Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjarmasin Pertahankan Penghargaan Kota Layak Anak, Beberapa Hal jadi Evaluasi

Arief • Rabu, 26 Juli 2023 | 09:10 WIB
PEMANDANGAN BIASA: Sejumlah anak meminta-minta di kawasan Jalan Lambung Mangkurat. Pemko Banjarmasin menargetkan meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama. Namun sebelum itu, ada banyak hal yang mesti dievaluasi. | Foto: Wahyu Ramadh
PEMANDANGAN BIASA: Sejumlah anak meminta-minta di kawasan Jalan Lambung Mangkurat. Pemko Banjarmasin menargetkan meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama. Namun sebelum itu, ada banyak hal yang mesti dievaluasi. | Foto: Wahyu Ramadh
BANJARMASIN – Kembali mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya tak langsung membuat pemko puas. Pemko masih berambisi mendapatkan penghargaan tertinggi kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Itu dibuktikan dengan adanya evaluasi yang dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin. "Tetap ada beberapa hal yang jadi evaluasi," ucap Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman, Senin (24/7) tadi.

Ia menekankan salah satu yang menjadi evaluasi jajarannya terkait penataan ruang tempat bermain anak. Termasuk sertifikat kelayakan tempat bermain anak. "Ukurannya pun harus sesuai standar," tekannya.

Persoalan lain yang juga dievaluasi terkait kasus kekerasan terhadap anak, dan pernikahan dini. Namun untuk hal itu, Ikhsan mengklaim bahwa perlahan sudah bisa tertangani.

"Artinya, tidak ada pembiaran dari pemko. Termasuk perihal penikahan usia dini. Angkanya tidak sebesar di kabupaten lain yang ada di Kalsel," sambungnya.

Ikhsan mengapresiasi kinerja SKPD terkait yang berhasil mempertahankan kategori Nindya. Mengingat penghargaan itu diketahui hanya diraih tiga daerah di Kalsel. "Ini yang ketigakalinya diraih Kota Banjarmasin. Semoga tahun depan, bisa meraih penghargaan di kategori Utama," harapnya.



Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin, Helfian Noor mengaku bahwa indikator untuk meraih kategori Utama cukup rumit.

"Contohnya standarisasi ruang bermain anak. Kalau ada mainan yang terbuat dari besi, itu harus ada pengamannya," ujarnya.

Namun, ia mengaku optimis Pemko Banjarmasin bisa meraih KLA kategori Nindya lagi, bahkan kategori Utama untuk ke depannya. "Kami akan menggandeng pihak-pihak terkait untuk memenuhi kriteria itu," tekadnya.

Penghargaan kategori Nindya dipertahankan Pemko Banjarmasin dalam penganugerahan apresiasi Kabupaten atau Kota Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Sabtu (22/7) lalu.

Digelar di Pandanaran Ballroom Hotel Padma Semarang, penghargaan diserahkan Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Puspayoga kepada Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.(war/az/dye) Editor : Arief
#Anak #Kota Layak Anak