Prosesi diawali dengan serah terima bendera dari KPU Kalteng ke KPU Kota Banjarmasin. Banjarmasin adalah kota pertama di Kalsel yang menerima bendera kirab dari KPU Kalteng. Kirab itu dilakukan secara estafet di seluruh Provinsi di Indonesia nantinya.
Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menuturkan bahwa melalui Kirab Pemilu 2024 ini, pihaknya ingin memberikan pemahaman akan pentingnya suara masyarakat guna menyukseskan pemilu mendatang.
"Kami ingin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilu nanti," ujarnya. "Supaya mereka yang memiliki hak pilih bisa datang untuk memberikan suara. Karena suara mereka benar-benar menentukan arah bangsa ini," tekannya.
Rusnailah menjelaskan acara Kirab Pemilu 2024 akan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Dimulai dengan sosialisasi dengan susur Sungai Martapura, serta membawa seluruh bendera parpol.
Selanjutnya, sosialisasi akan menyasar di lima kecamatan di Banjarmasin dengan berkeliling. Sekaligus pembagian selebaran mengenai informasi Pemilu 2024. "Mudah-mudahan kegiatan kirab bisa berjalan lancar," harapnya.
Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa berharap agar pemilu yang diselenggarakan 14 Februari 2024 mendatang, bisa berjalan damai tanpa ada perpecahan. "Tidak ada kekerasan dan ancaman. Seluruh rakyat Indonesia juga bisa merasakan kebahagiaan sama untuk memilih pemimpin baru," katanya.
Ia mengungkapkan jumlah data pemilih di Kalsel tercatat ada sebanyak 3.025.220 jiwa. Dari jumlah tersebut, kebanyakan adalah pemilih milenial. Jumlahnya mencapai lebih dari 50 persen. "Satu juta lebih di antaranya adalah pemilih milenial," jelasnya.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga berharap agar pelaksanaan pemilu berjalan langsung dengan aman, damai, dan lancar.
"Pada prinsipnya Pemko Banjarmasin siap membantu, dan bekerja sama untuk memastikan pemilu berjalan aman dan damai," pungkasnya.(war/az/dye) Editor : Arief