Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapin, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa total jalan baru akses rumah sakit yakni 3,7 kilometer.
“Jalannya memang terus ditingkatkan, sekarang sudah ada pengaspalan hotmix, tetapi tidak semuanya karena bertahap,” ucapnya, Kamis (15/6).
Untuk pengaspalannya sepanjang 800 meter, masuk jalur Bundaran Dulang atau Jalan A Yani ke rumah sakit baru.
“Sisanya yang belum diaspal juga ditangani, tetapi peninggian jalan saja,” jelasnya.
Selain peninggian jalan, pihaknya juga menyelesaikan pembangunan jembatan yang berada di titik tengah jalan.
“Memang kita buat dua jembatan karena sungainya lebar, tidak memanjang. 2022 tadi sudah selesai satu jembatan, selanjutnya 2023 ini,” jelasnya.
Untuk anggarannya, dari peningkatan jalan maupun pembangunan jembatan di jalur pembangunan rumah sakit baru sekitar 8 miliar rupiah.
“Kedepannya akan kita buat drainase, tetapi tahun ini perencanaan dulu. Tetapi tahun 2024 kita anggarkan,” paparnya.
Sementara untuk jalur akses rumah sakit ada empat jalur, tiga masuk jalur Kabupaten dan satu Provinsi. Khusus jalan yang masuk kewenangan Provinsi, sudah dikoordinasikan untuk bisa ditangani.
“Tetapi sementara ini titiknya belum ditentukan, tapi kita berharap semoga bisa diakomodir,” paparnya.
Ditambahkannya, selain peningkatan jalan maupun pembangunan jembatan. Di jalur ke rumah sakit juga akan diselesaikan pembangunan media jalan
“Untuk ini anggaran tersendiri, yakni sekitar 2 miliar rupiah,” jelasnya. (dly/al/ran) Editor : Arief