Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

NU Kalsel, Ibarat Liverpool Musim Ini

Arief • Senin, 12 Juni 2023 | 10:34 WIB
PANGGUNG UTAMA: Suasana panggung Konferwil NU Kalsel ke-9 di Pondok Pesantren Rakha Amuntai seusai ditunda oleh PBNU. | FOTO: M AKBAR/RADAR BANJARMASIN
PANGGUNG UTAMA: Suasana panggung Konferwil NU Kalsel ke-9 di Pondok Pesantren Rakha Amuntai seusai ditunda oleh PBNU. | FOTO: M AKBAR/RADAR BANJARMASIN
Berkat Gus Dur, orang NU dikenal punya selera humor yang bagus. Begitu pula cara warga Nahdliyin menanggapi penundaan konferwil di Amuntai kemarin. Kekecewaan diutarakan lewat guyon.

****


AMUNTAI - "Kada jadi banikahan. Penghulu bulik kada katahuan. Bujur, tuan rumah uyuh. Tapi nang kasihan tamu jauh luar Banua. Dapat apam batanak wara. Kada sawat tarasai daging masak."

Status dalam bahasa Banjar itu ditulis seorang kader GP Ansor Amuntai di media sosial.
Artinya, "Batal pesta kawinan. Penghulu pulang duluan. Betul, tuan rumah capek. Tapi kasihan tamu-tamu dari jauh. Mereka cuma ngemil apam. Belum sempat mencicipi daging."

Mudah ditebak, ditujukan ke mana gurauan (atau sindiran) itu.

Jumat (9/6) siang di Pondok Pesantren Rakha di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan ke-9 resmi dibuka. Malamnya, justru dibekukan Pengurus Besar NU.

Akibatnya, pemilihan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Kalsel periode 2023-2028 yang dijadwalkan pada Sabtu (10/6) malam ditunda sampai waktu yang tak ditentukan.
Seorang kader NU Amuntai, bergurau kepada Radar Banjarmasin. Ia mengibaratkan NU Kalsel sebagai Liverpool, klub sepak bola yang bermarkas di Anfield.

Musim ini, pemegang gelar Liga Champions dan Liga Inggris itu tampak kepayahan.

"Liverpool merajai beberapa musim kemarin. Pas musim terakhir, rabah tarus (kalah terus). Napa ngitu-ngitu aja (karena itu-itu saja) pemainnya. Orang lain sudah regenerasi, Liverpool kada (tidak)," selorohnya.

KH Hasib Kembali Memimpin


Anggota A'wan PWNU Kalsel, Yadi Ilhami mengaku terkejut ketika PBNU mengeluarkan putusan menunda konferwil.

Dia menduga, terjadi kebuntuan saat pembahasan tata tertib pemilihan ketua antara panitia bersama 15 pengurus cabang.

"Tapi secara aturan main, organisasi di provinsi sampai kabupaten dan kota, memang harus taat kepada putusan PBNU. Kami akan mengikutinya," kata mantan Anggota DPRD Kalsel itu, kemarin (11/6).

Yadi berharap, panitia dan pengurus bisa mengambil hikmah dari penundaan ini agar tidak terulang di masa mendatang.

"Ini harus menjadi perhatian agar kejadian begini tidak terulang ke depannya," pesannya.

Tanpa pemilihan ketua yang baru, PBNU kembali menunjuk KH Abdul Hasib Salim untuk memimpin PWNU Kalsel sampai konferwil kembali digelar.



"Konferwil ditunda sampai waktu yang belum terjadwal. Jadi SK (surat keputusan) perpanjangan saya juga sudah ada," jelas Hasib.

"Cepat atau lambat, konferwil akan kembali digelar. Semua keputusan ada pada PBNU," tambah anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Ketua pelaksana konferwil, Berry Nahdian Furqon menceritakan, keputusan menunda itu diambil oleh Ketua PBNU Prof KH Mukri dan Wakil Sekjen PBNU Gus Salahuddin.

Setelah menelaah, keduanya melihat ada beberapa syarat yang belum terpenuhi. Maka konferwil tak bisa diteruskan.

"Jika konferwil tetap dipaksakan, hasilnya takkan diakui juga. Maka PBNU memutus untuk menunda," kata mantan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) itu.

Diberitakan sebelumnya, ada lima nama yang masuk bursa calon Ketua Tanfidziyah PWNU Kalsel.

Mereka adalah Syaifullah Tamliha, anggota DPR RI dari Fraksi PPP. Lalu KH Abdul Hasib Salim, calon petahana. Kemudian KH Darul Quthni, Ketua Badan Pengelola Masjid Sabilal Muhtadin. Nasrullah AR, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MU) Kalsel dan Fauzan Saleh, mantan Wakil Bupati Banjar. (mar/gr/fud) Editor : Arief
#NU Nahdlatul Ulama #Liverpool #COVER STORY