MARTAPURA - Hari pertama pendaftaran, Pondok Pesantren Darussalam Martapura diserbu ribuan calon santri, Minggu (30/4) pagi.
Bahkan, Ponpes yang kini dipimpin KH Hasanuddin HB tersebut sudah dipadati calon santri sejak pukul 06.00 Wita pagi.
Hal ini membuat ruas Jalan KH Kasyful Anwar, Pasayangan, Martapura macet karena sesak dengan calon santri.
Petugas keamanan Ponpes pun sampai harus menerapkan sistem buka tutup jalur, agar area pondok tidak semakin padat.
Salah satu calon santri, Abdillah, mengaku sudah berada di lokasi pendaftaran sebelum jam 6 pagi.
Ia datang ke Ponpes Darussalam bersama 11 orang temannya dari alumni Ponpes Al Amin, Barito Kuala. "Itu pun sudah harus berdesakan supaya bisa dapat formulir, sekaligus mendaftar," katanya.
Selain Abdillah, ada juga Tahmidillah. Remaja asal Tabunganen, Batola ini mengaku berangkat dari rumahnya sejak malam hari. "Kemudian menginap di asrama teman dekat sini (Ponpes Darussalam)," ucapnya.
Ia mengatakan, sudah sejak lama ingin masuk ke Ponpes Darussalam namun tahun ini baru bisa, setelah tabungannya terkumpul.
"Karena kami ingin mengambil berkat dari para ulama di Martapura. Terutama berkat dari Guru Sekumpul (KH Zaini bin Abdul Ghani)," ujarnya.
Diketahui, Pondok Pesantren Darussalam, Martapura ini membuka pendaftaran santri baru selama tiga hari, mulai 30 April sampai 2 Mei 2023.
Tanggal itu berlaku bagi calon santri putra dan putri.
Pendaftaran akan ditutup jika kapasitas kelas/lokal telah terpenuhi. (zkr/ris/why)
Editor : Arief