Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Neni Mengutuk Keras Pembuangan Bayi

Arief • Rabu, 26 April 2023 | 08:53 WIB
Neni Hendriyawati
Neni Hendriyawati
BANJARBARU - Maraknya kasus dugaan pembuangan bayi tersebut membuat anggota DPRD Banjarbaru, Neni Hendriyawati berang.

Politisi Partai Gerindra itu merasa miris atas fenomena pembuangan bayi yang belakangan ini marak terjadi di kota berjuluk sebagai Kota Idaman ini.

Apalagi, Neni selain jiwa keibuannya yang bergejolak, sering terjadinya kasus pembuangan bayi ini juga menjadi tugas dirinya sebagai salah satu legislator wanita di DPRD Banjarbaru yang duduk di Komisi I, yang membidangi persoalan sosial.

Neni secara tegas mengutuk perbuatan tak terpuji tersebut.

Ia menilai bahwa perilaku itu merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji. Sehingga dirinya berharap agar setiap terduga pelaku pembuangan bayi ditindak tegas dan diberi sanksi yang setimpal.

"Saya sedih mengapa selalu terjadi hal-hal seperti ini terus. Perlu ditindak tegas dan diberi sanksi yang setimpal untuk terduga pelaku pembuangan anak ini," tegasnya saat dihubungi awak media, Selasa (25/4) siang.

Bahkan Neni menyebut hukuman pidana saja tak akan bisa menjadi penebus dosa para orang tua yang tega membuang buah hatinya tersebut.

"Pelaku pembuangan bayi kalau hanya diberi sanksi pidana, sepertinya tidak begitu memberikan efek jera," imbuhnya.

Menurutnya, kasus pembuangan bayi ini tidak dilatarbelakangi himpitan ekonomi.

Pasalnya ia menilai selama pasangan suami istri yang memiliki hubungan sah melalui pernikahan dan mengalami himpitan ekonomi, tak akan melakukan tindakan membuang bayi.

"Karena setiap manusia, selama hubungan mereka resmi (pernikahan sah) dan hidup kekurangan, tentu mereka tak akan melakukan hal ini," tuturnya.

Neni menerangkan, dalam penanganan kasus ini, diperlukan kerja keras semua instansi terkait. Yaitu dengan meningkatkan pengawasan tempat hiburan malam (THM).

"Saya berharap agar ada razia terhadap pengunjung (THM), terutama yang bukan warga Banjarbaru," harapnya.

Selain itu, Neni juga berharap agar keberadaan indekos yang cukup banyak di Kota Idaman, juga masuk dalam pengawasan instansi terkait, dengan melakukan razia di tiap-tiap indekos.

Tujuannya tidak lain agar keberadaan indekos tak dijadikan sebagai wadai perselingkuhan ataupun maksiat, yang menjadi sumber awal pembuangan bayi

"Jadi perlu adanya berbagai terobosan untuk menindak pelaku pembuangan bayi itu," tandasnya. (zkr/yn/bin) Editor : Arief
#bayi dibuang