Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

2023, Banjarmasin Bakal Luncurkan 18 Kampung KB

Arief • Selasa, 25 April 2023 | 08:14 WIB
Photo
Photo
BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin masih gencar membentuk Kampung KB (Keluarga Berkualitas). Tahun 2023, rencananya akan bertambah lagi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, M Helfiannoor menyebut ada 18 Kampung KB yang akan diluncurkan tahun ini. “13 sudah terbentuk, 5 dalam proses,” ungkap Helfiannoor, belum lama tadi.

Kampung KB yang sudah ada di Banjarmasin sekarang sebanyak 31. Jika penambahan tahun ini sudah resmi diluncurkan, hampir seluruh kelurahan di Banjarmasin memiliki Kampung KB. “Kalau ditambah yang sudah ada nanti jumlahnya 49. Prediksi tahun 2024, Kampung KB sudah ada di 52 kelurahan di Banjarmasin,” cetus Helfi.

Dari puluhan Kampung KB yang dibentuk, ada beberapa masuk nominasi pada Lomba Kampung KB tingkat Provinsi Kalsel. “Kampung KB Kuin Selatan bahkan berhasil meraih juara dua tingkat Kalsel,” ujarnya.

Kampung KB adalah program yang sedang digencarkan Presiden Joko Widodo. Selain menurunkan angka kelahiran, juga dibentuk untuk untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Termasuk untuk menuntaskan penanganan stunting seperti diharapkan presiden. “Kami menyesuaikan dengan target dari pusat. Semoga bisa kita wujudkan,” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Mathari melihat program tersebut bagus. Namun, jangan hanya sekadar dijalankan. Asalkan harus sesuai dengan tujuan dan fungsi dari Kampung KB itu sendiri. “Kampung KB itu tidak hanya kampung keluarga berencana, melainkan kampung yang berkualitas,” ujarnya.

Politisi PKS ini menyebut kampung yang berkualitas meliputi berbagai aspek. Mulai dari keluarga, keagamaan, sosial budaya, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Ketika dijalankan dengan benar, tentu bagus.

“Apalah gunanya Kampung KB, apabila akhirnya tak memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Jangan sampai hanya dibentuk saja, tapi tidak ada evaluasi, dan pembinaannya tidak ada,” ingat Mathari.(gmp/az/dye) Editor : Arief
#BKKBN #Keluarga Berencana