Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Haul Datu Kelampayan Tahun ini: Puncak Haul 27 April

Arief • Senin, 17 April 2023 | 07:49 WIB
Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan.
Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan.
Puncak peringatan haul ke-217 Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan ditetapkan pada 27 April 2023 di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Martapura Timur.

***

MARTAPURA - Ditetapkan dalam rapat persiapan awal di Masjid Jami Tuhfaturroghibin di Kabupaten Banjar, Jumat (14/4) malam.

Dalam rapat yang dihadiri panitia, tokoh agama, perwakilan Dinas Perhubungan, Polres Banjar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Camat Martapura Timur itu disusun jadwal haul di kubah makam.

Di kubah makam di Kecamatan Astambul itu, haul bakal digelar setiap malam seusai hari raya Idulfitri. Sejak Minggu (23/4) sampai Rabu (26/4), dengan rombongan maulid yang berbeda-beda.

Malam pertama dimulai dengan rombongan dari Kampung Melayu, Martapura Timur. Lalu esoknya dari rombongan Guru Masdar, Astambul.

Malam ketiga bersama rombongan Sekumpul, Martapura. Dan malam terakhir dengan rombongan Tahfiz Guru Wildan, Martapura.

Rampung rangkaian haul di kubah, selanjutnya pada Kamis (27/4) puncak haul di Masjid Jami Tuhfaturroghibin di Desa Dalam Pagar Ulu.

Perwakilan panitia dari unit khusus relawan, Hamdani mengatakan haul ini terbuka untuk umum.

Sejauh ini panitia belum bisa memprediksi kisaran jumlah jemaah yang bakal hadir.
"Nanti kami informasikan lebih lanjut pada rapat berikutnya, termasuk soal jumlah piring atau ketersediaan konsumsi pada hari H," katanya.

Dapur umum sendiri didirikan di 14 titik. Tersebar di sekitar Desa Dalam Pagar Ulu. "Sedangkan relawan yang diterjunkan sekitar seribu orang," sebutnya.



Sisi lain, Kabid Lalu Lintas Perhubungan Darat pada Dishub Banjar, Riyantoni mengatakan, dukungan dari pemkab berupa personel, rambu lalu lintas, dan penyediaan pembatas jalan.

"Kami juga melibatkan anggota untuk pengamanan jalur dan penataan parkir. Serta merekayasa lalu lintas dan memantau kondisi sarana transportasi jalan," ujarnya.

Untuk relayasa lalu lintas, dari survei rutin lapangan, akan terpantau titik mana saja yang rawan terjadi penumpukan jemaah.

Mengingat ada beberapa titik jalan yang rusak dan berlubang, Dishub dan kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjar untuk mengatasinya. (ris/gr/fud) Editor : Arief
#Haul #Datu Kelampayan