Mereka akan bertugas dalam menjaga keutuhan negara di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI) - Papua Nugini (PNG).
Hal itu ditandai dengan Upacara Pengantaran Satgas Pamtas RI - Papua Nugini kewilayahan Yonif 623/Bhakti Wira Utama di Kodam XVIII/Kasuari Tahun 2023 di Lapangan Wiratama Mako Yonif 623/BWU Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Ahad (26/3) pagi.
Ratusan prajurit itu langsung dilepas oleh Danrem 101/Antasari, Brigadir Jenderal TNI Rudi Puruwito dan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor.
Rencananya 400 orang prajurit TNI ini akan diberangkatkan pada Senin (27/3) hari ini dengan kapal dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyebutkan, bahwa seluruh prajurit yang terpilih dan akan diberangkatkan sebagai Satgas Pamtas RI-PNG ini, merupakan tentara yang istimewa.
“Karena tidak semua prajurit bisa mendapatkan kesempatan serta kepercayaan dalam mengemban tugas yang mulia demi menjaga keutuhan NKRI ini,” ucapnya di sela apel pengantaran tersebut.
Sahbirin juga berpesan, agar dalam tugas, setiap prajurit yang diberangkatkan harus fokus dan siaga dalam kondisi apapun. Harapannya, prajurit yang berangkat dan kembali ke kesatuan sama jumlahnya. Yakni 400 personel. “Jangan sampai lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami di Banua pun juga tidak akan lelah mendoakan yang terbaik bagi kalian para prajurit supaya terhindar dari segala macam musibah dan marabahaya lainnya salam bertugas,” katanya.
Upacara Pengantaran Satgas Pamtas RI-PNG ini juga turut dihadiri oleh seluruh Dandim dan unsur forkopimda tingkat kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Selatan.
Perlu diketahui seluruh prajurit TNI AD yang berangkat ini memiliki tugas pokok, yaitu melaksanakan tugas pokok Kodim dan Koramil melalui kegiatan Binter dan Komsos Kreatif selama 12 bulan di Papua.
Tujuannya mendukung pengamanan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam penyediaan layanan dasar dan pendidikan di Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. (zkr/yn/bin) Editor : Arief