Identitas digital warga berbasis android ini dinilai menjadi solusi pengadaan blanko dan peralatan pendukung penerbitan KTP-el yang cukup mahal dan mengatasi kendala jaringan internet daerah saat perekaman.
Namun, ketika daerah ingin mengaplikasikan IKD, ternyata juga masih ditemukan kendala teknis.
Kepala Disdukcapil Banjarbaru Sri Fatma Karmailita menuturkan, seiring pelaksanaan IKD masih baru, sehingga kendala dalam aplikasi juga jadi soal tambahan. “Seperti ada pengembangan aplikasi dari pusat,” jelasnya.
Kendati begitu, Fatma menegaskan, tak khawatir perihal tak tercapainya target. Apalagi, ujar Fatma, karena program ini baru, pemerintah pusat juga akan melakukan evaluasi soal permasalahan dan kesulitan di lapangan.
“Karena kan di semua daerah juga seperti itu (ditargetkan 25 persen), yang penting kita tetap bekerja keras untuk memenuhi target,” tegas Fatma.
Fatma menuturkan, sosialisasi sendiri telah dilakukan pihaknya. Baik secara langsung atau melalui media sosial. Dari itu, capaian IKD ini juga akan bertambah.
Untuk sasaran IKD, Fatma mengikuti arahan Dirjen Dukcapil, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelahnya, baru mahasiswa. Menurutnya, jika dua sasaran ini terpenuhi maksimal, bisa lebih 25 persen.
“Tapi selain mereka, kami juga membuka bagi warga yang hendak membuat IKD. Jadi, selain melayani rekaman manual, kami juga bergerak dalam IKD,” tuturnya.
Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Andina Puspasari menambahkan, di tahun 2022 lalu, sewaktu pihaknya menjadwalkan keliling Kecamatan dan kelurahan kota Banjarbaru untuk membuat IKD ada masalah di tengah jalan.
“Jadi tidak bisa minta barcode karena pengembangan aplikasi dari pusat. Akhirnya, kami nunggu dulu apakah sudah bisa atau belum digunakan,” jelasnya.
“Waktu tahun lalu juga, kami datang ke kantor kelurahan ya kasian. Orang sudah menyiapkan, ternyata aplikasi ada pengembangan,” imbuhnya.
Kendati begitu, pihaknya tetap berusaha mengejar target dengan menurunkan petugas layanan ke SKPD-SKPD di Banjarbaru. “Sambil berjalan di kantor, kami jemput bola juga langsung,” pungkasnya. (dza/ij/bin) Editor : Arief