Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Brigjen Andi Belum Juga Ngantor di Kalsel

Muhammad Helmi • Senin, 17 Oktober 2022 | 15:54 WIB
Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi
Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi
BANJARMASIN - Kapan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi mulai berkantor di Polda Kalsel? Sampai hari ini belum ada kepastian jadwal serah terima jabatan dirinya dengan kapolda yang lama, Irjen Pol Rikwanto.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan telegram rahasia (TR) dengan nomor ST/2224/X/KEP/2022 pada Jumat (14/10). Tiga hari yang lewat.

Dikonfirmasi soal ini, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i juga mengaku belum mengetahuinya.

"Belum ada jadwal (sertijab)," katanya kemarin (16/10).

Rifa’i menerangkan, sertijab memang tak boleh ditunda terlalu lama. "Sesuai aturan tak lebih dari 14 hari (sejak TR dikeluarkan)," sebutnya.

Irjen Rikwanto sendiri dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.

Menarik ditunggu kiprah Brigjen Andi di Kalsel. Mengingat sebelum mendapat tanda bintang di pundaknya, dia merintis karirnya di Kalsel.

Setelah lulus Akpol pada tahun 1991, Brigjen Andi ditugaskan di Kotabaru. Lalu menjabat Kapolsek Batulicin dari 1993 sampai 1995.

Sosoknya mulai sering muncul di media ketika menjadi ketua penyidik kasus Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Brigjen Andi memimpin rekonstruksi kasus penembakan Laskar FPI di kilometer 50. Saat itu, Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuknya dirinya menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri. Menggantikan Sambo yang promosi jabatan menjadi Kadiv Propam Mabes Polri.

Sosoknya menghilang sejak menjadi buah bibir netizen. Dalam beberapa kali konferensi pers, ia mengenakan kemeja merek Burberry seharga Rp12 juta, jam tangan merek Panerai seharga Rp240 juta, hingga cincin batu sapir yang ditaksir senilai Rp1,2 miliar. (mof/gr/fud)
Editor : Muhammad Helmi
#banjarmasin #polda kalsel