Maulid dihadiri qari internasional KH Muammar Zainal Asyikin. Beliau pendiri Pesantren Ummul Quro di Cipondoh, Tangerang.
Sedangkan yang mengisi tausiah adalah KH Abdullah Sani dari Banjarmasin.
Paman Birin, sapaan gubernur, mengaku gembira bisa satu majelis dengan KH Muammar ZA. Qari yang telah menjadi idolanya sejak kecil.
Ini merupakan yang keempat kalinya Paman Birin mengunjungi Pulau Sugara, delta kecil di antara perbatasan Banjarmasin dan Batola.
Paman Birin menegaskan, rasul adalah contoh terbaik dalam segala urusan. Dengan memuliakan rasul, dia berdoa agar masyarakat Banua mendapat keberkahan di dunia dan memperoleh syafaat di akhirat.
Sebelum melantunkan ayat-ayat Alquran, KH Muammar ZA jemaah yang hadir agar diam. Tidak berkata yang sia-sia. Sedangkan bagi yang khusyuk mendengarkan, akan mendapat pahala.
Sementara Guru Sani berpesan, bagi yang masuk masjid untuk mendengarkan majelis ilmu, hendaklah memulainya dengan salat sunah dua rakaat dan menyalami jemaah di sebelahnya. (*) Editor : Arief