Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Salah Pilih Travel Umrah, Ratusan Jemaah asal Kalsel Terlantar di Jakarta

Muhammad Helmi • Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:15 WIB
Foto ilustrasi keberangkatan jemaah umrah
Foto ilustrasi keberangkatan jemaah umrah
PELAIHARI - Dari 179 jemaah umrah Kalimantan Selatan yang terlantar di Jakarta, 54 orang berasal dari Kabupaten Tanah Laut.

Salah seorang keluarga jemaah umrah asal Tanah Laut itu adalah Abdul Muta Ali. "Ibu dan kakak saya, namanya Kholila dan Uci Nor Hanifa," sebutnya kemarin (4/10).

Muta agak tenang karena jemaah yang terlantar ini sudah dikunjungi Sekretaris Daerah Tala Dahnial Kifli.

Dahnial kebetulan sedang berada di Jakarta, sehabis kunjungan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kabar terakhir, jemaah sudah berada di Asrama Haji Pondok Gede.

Mereka terlantar karena tak kunjung diberangkatkan pihak travel ke tanah suci. Lalu, bagaimana nasib mereka?
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tanah Laut, Wahyudi mengatakan, jemaah umrah ini menggunakan jasa Travel Naila Syafaah cabang Tanah Laut. Kantor pusatnya di Tangerang, Banten.

"Pihak travel sedang mengupayakan agar mereka bisa berangkat dalam dua tiga hari ke depan. Baik melalui travel yang bersangkutan atau menggunakan travel lain," kata Wahyudi saat dihubungi Radar Banjarmasin.

"Yang saya tahu, mereka berasal dari Kecamatan Pelaihari dan Panyipatan," tambahnya.

Wahyudi menambahkan, orang dari Kantor Wilayah Kemenag Kalsel sudah berangkat menuju Jakarta untuk mencarikan jalan keluar atas masalah ini.

Apa masalahnya? Informasi sementara, jemaah terdampar di Jakarta karena belum ada surat kepastian berangkat dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag ke Kanwil Kemenag Kalsel.

Dalam catatan Kemenag, beberapa kali ditemukan kasus gagal berangkat dan wanprestasi pada PT Nalia Syafaah Wisata Mandiri.

Hingga akhirnya mendapat surat peringatan. Agar menghentikan pengiriman jemaah dari kantor utama maupun kantor cabangnya.

Kemenag pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih jasa travel. Niatnya hendak beribadah, jangan sampai malah bermasalah. (sal/by/fud)

Editor : Muhammad Helmi
#Kriminal Penipuan #Gagal Umrah