Bahkan ada satu orang datang terlambat. Akhirnya tidak bisa mendaftar. “Ada satu pendaftar terpaksa kami tolak. Datang saat pendaftaran sudah resmi ditutup," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Batola, Rahmatullah Amin, Rabu.
Penolakan itu sesuai dengan petunjuk teknis. Di hari terakhir, pendaftaran dibuka pukul 09.00 Wita dan ditutup pukul 17.00 Wita. "Semua syarat per kecamatan sudah terpenuhi. Tidak ada perpanjangan," ungkapnya.
Pendaftar keterwakilan perempuan sudah 30 persen dari dua kali jumlah yang dibutuhkan per kecamatan. Jumlah pendaftar per kecamatan juga sudah dua kali dari jumlah yang dicari. Lebih dari 6 orang per kecamatan. "Satu kecamatan akan diisi tiga anggota panwaslu," ujarnya.
Jumlah pendaftar seluruhnya mencapai 228 orang. Ada 189 orang mendaftar langsung ke Bawaslu Batola. Ada 38 orang mendaftar dengan cara online. Satu orang lagi mendaftar dengan mengirimkan berkas melalui pos kilat.
Amin mengucapkan terima kasih kepada pendaftar yang antusias menjadi anggota panwascam. Namun, harus bersabar untuk pengumuman kelulusan tahap administrasi.
Pihaknya bersama Tim Pokja akan melakukan pemeriksaan berkas hingga 30 September 2022. Rencananya diumumkan hasilnya pada 12 Oktober mendatang. "Tes tertulis atau CAT masih menunggu arahan Bawaslu Provinsi dan Pusat. Yang pasti tetap digelar di Batola," ujarnya.
Aswandi warga Marabahan mengaku sangat antusias mengikuti seleksi ini. Bahkan sudah menyiapkan mental dan pengetahuan tentang pengawasan pemilu. Paling utama menguasai atau sudah memahami tempatnya mendaftar.
"Sesuai tempat tinggal, saya mendaftar di Kecamatan Marabahan. Secara wilayah saya tahu persis seluk-beluk Kecamatan Marabahan," yakinnya.(bar/az/dye)
Editor : Muhammad Helmi