Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jangan Cuma Omdo, Mahasiswa Minta DPRD Tala Bertindak

Muhammad Helmi • Rabu, 14 September 2022 | 14:40 WIB
SAMPAIKAN ASPIRASI: Perwakilan mahasiswa Tala menyerahkan petisi kepada wakil rakyat Tala. Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin
SAMPAIKAN ASPIRASI: Perwakilan mahasiswa Tala menyerahkan petisi kepada wakil rakyat Tala. Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin
PELAIHARI - Penolakan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) oleh mahasiswa di Banua terus terjadi. Mahasiswa Tanah Laut (Tala) juga melakukannya. Mereka mendatangi Kantor DPRD Tala yang berada di Jalan A Syairani Kompleks Perkantoran Pelaihari, Selasa (13/9) siang.

Mereka membawa poster bertuliskan "Tolak Kenaikan BBM" dan "Usut Mafia BBM". Mahasiswa yang tergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tala ini menyerahkan petisi penolakan kenaikan harga BBM.

Mereka dipersilakan masuk ke Gedung Dewan oleh Ketua Komisi II DPRD Tala H Junaidi bersama Ikhwan Khariri.

Di hadapan para wakil rakyat ini, mereka menyatakan menolak tegas kenaikan harga BBM, dan meminta DPRD Tala untuk mengusut mafia BBM di Tala. "Dalam beberapa bulan ke depan, jika mafia BBM tidak ada penindakan, maka kami akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak," ancam Ketua PMII Tala, Mustaqim.

Penolakan dari mahasiswa ini cukup beralasan. Kenaikan BBM ini cepat atau lambat pasti berimbas kepada kebutuhan pokok. "Harga-harga sembako pasti akan naik," ucap Ketua Kopri PMII Tala, Puji Astuti.

Menurutnya, kenaikan BBM ini juga berimbas kepada para nelayan yang ada di Tala. Mereka harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli solar. Terlebih lagi cuaca saat ini tidak menentu. "Sudah modalnya banyak, hasilnyapun belum pasti," ujarnya.

Puji juga meminta kepada wakil rakyat agar melakukan pengawasan terhadap BBM bersubsidi, khususnya BBM jenis solar. "Solar ini sangat rentan diselewengkan oleh oknum-oknum, apalagi solar bersubsidi," terangnya.

Menanggapi tuntutan dari mahasiswa, Junaidi mengatakan akan menyampaikan seluruh aspirasi mereka kepada Ketua DPRD Tala. "Apa yang telah disampaikan oleh peserta akan kami sampaikan ke pimpinan," ucapnya.

Pihaknya menyatakan yang disampaikan para mahasiswa ini juga menjadi perhatiannya. "Kami akan berpihak dan menyalurkan suara yang telah disampaikan," pungkasnya.(sal/az/dye)
Editor : Muhammad Helmi
#Demo BBM #Pelaihari